Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
PilGub
Nono Sampono Klaim Didukung Jusuf Kalla


Spanduk bakal calon gubernur DKI Jakarta marak di sejumlah sudut kota (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Kandidat calon gubernur DKI Jakarta Letjen TNI (Purn) Marinir Nono Sampono terus melakukan gerilya politik ke partai lain. Setelah mengklaim mendapat dukungan dari sejumlah partai politik (parpol), kini ia berani menyatakan bahwa dirinya telah mendapat dukungan dari mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) untuk maju dalam Pemilukada DKI pada 2012 ini.

"Ada yang menarik dan mendorong saya untuk maju (Pilkada DKI). Ada tokoh yang mendukung saya, seperti mantan Gubernur DKI Sutiyoso dan mantan Wapres Jusuf Kalla," kata Nono Sampono kepada wartawan di kantor DPD Partai Gerindra, Jakarta, Rabu (18/1).

Nono yang mengaku telah 35 tahun tinggal di Jakarta, merasa terpanggil untuk maju dan mengabdi pada provinsi yang menjadi ibu kota RI ini. Berbekal dari segala pengalamannya saat masih berdinas di Korps Marinir TNI AL, dirinya pun merasa yakin cukup mampu memimpin Jakarta untuk mengubahnya menjadi lebih baik lagi.

Tanpa bermaksud mengecilkan cagub lainnya, Nono mengaku telah memperhitungkan calon lawan-lawannya dalam ajang Pemilukada DKI nanti. Saat ini, ia mengkategorikan lawannya berdasarkan dua kelompok, yakni sipil dan militer. Pada kategori sipil, ada nama Fauzi Bowo, Tantowi Yahya, Prya Ramadhani, Triwisaksana, Wanda Hamidah, Faisal Basri dan Joko Widodo.

"Sedangkan dari kalangan militer, sepertinya hanya saya yang purnawirawan TNI bintang tiga. Dari kalangan militer ada Nachrowi, Prijanto, Prayitno Ramelan, dan Hendardji. Itu semua senior saya, tetapi secara kepangkatan, saya lebih tinggi satu bintang dari mereka,” tandasnya.

Nono menambahkan, bila melihat sejarah Gubernur DKI yang berasal dari militer, hanya ada nama Ali Sadikin dan Sutiyoso. Keduanya sama-sama purnawirawan TNI bintang tiga. "Saya juga bintang tiga. Semoga bisa mengikuti jejak senior saya dulu dan terpilih untuk memimpin ibu kota tercinta ini," tutur Nono.

Dalam kesempatan terpisah, Koodinator Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti mengatakan, calon incumbent Pemilukada DKI yakni Fauzi Bowo akan sulit mempertahankan posisinya dalam pertarungan perebutan kursi DKI-1 yang akan digelar pada pertengahan tahun ini. Pasalnya, tingkat keterpilihannya (elektabilitas) sangat terpengaruh dari musim penghujan ini.

“Dia (Fauzi Bowo-red) memang cukup populer. Tapi citranya di mata warga Jakarta, cukup negatif, Warga hanya ingat yang ada di kepala mereka adalah macet dan banjir. Musim hujan yang menimpa Jakarta ini akan memberikan pengaruh sangat besar pada tingkat elektabilitas Fauzi Bowo,” jelas Ray.

Menurut dia, selain musim penghujan yang mempengaruhi tingkat elektabilitas Fauzi Bowo, ia harus memperhitungkan keberadaan Wali Kota Solo Joko Widodo (Jokowi) yang dikabarkan ikut dalam pemilukada DKI ini. “Jokowi belum berbuat apa-apa saja sudah populer. Bisa saja Fauzi Bowo tidak terpilih lagi, karena citranya sangat negatif. Jika tidak membuat gebrakan sebelum Pemilukada, dia sulit untuk terpilih kembali,” tuturRay.(dbs/irw)


 
Berita Terkait PilGub
 
Awasi Pemilihan Wakil Gubernur!
 
Komite Rakyat Nasional: Pak Dedi Mulyadi Menggambarkan Sosok Seorang Pancasilais
 
Pilgub Lampung: Kandidat Mulai Bidik Pasangan Masing-Masing
 
Figur Rustringsih Bumerang Untuk Dinasti Karno
 
H -3 Undangan Pemilukada Sumut Belum Sampai ke Masyarakat Sunggal
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Akademikus kritik narasi optimisme pemerintah: Jauh dari realitas, minim empati
Batal jadi ibu kota, CBA desak Kejagung usut proyek IKN yang habiskan anggaran Rp75,8 triliun
Untitled Document

  Berita Utama >
   
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas
Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]