Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Narkoba
Narkoba Oplosan Tewaskan 22 Orang di Pennsylvania
Tuesday 28 Jan 2014 21:17:51

Ilustrasi, pecandu narkoba.(Foto: Istimewa)
AS, Berita HUKUM - Setidaknya 22 orang tewas dalam sepekan terakhir di Pennsylvania, AS, akibat oplosan heroin dan jenis narkotika yang sangat kuat. Demikian penjelasan pemerintah setempat.

Jaksa Agung Pennsylvania Kathleen Kane menyatakan keprihatinannya bahwa campuran heroin dan fentanyl itu kemungkinan besar menyebar ke daerah lain.

Narkoba jenis baru itu ditemukan di dalam beberapa tas dengan tulisan Theraflu, Bud Ice, dan Income Tax.

Tas-tas itu ditemukan di daerah Allegheny, Westmoreland, Armstrong, Butler, Lawrence, dan Beaver. Demikian jaksa Kathleen Kane. "Kemungkinan besar tas-tas ini sudah bisa diperoleh di daerah lain di seluruh Pennsylvania," kata Kathleen, seperti yang dilansir Sky News.

Sementara itu, petugas forensik Allegheny mengatakan, kematian ke-22 orang itu merupakan sebuah krisis kesehatan publik yang sangat besar.

Fentanyl adalah sebuah substitusi morfin sintetis yang 100 kali lebih kuat dibanding morfin biasa. Bentuknya menyerupai heroin, tetapi jauh lebih kuat.

Di masa lalu, fentanyl juga diduga kuat mengakibatkan kematian puluhan orang di seluruh Amerika Serikat. Aparat keamanan kini tengah berjuang untuk mencegah penyebaran jenis narkotika baru itu dan melacak asal-muasal benda haram itu.

"Ada pembunuh di luar sana dan kami berusaha menghentikan warga menggunakannya," kata detektif Tony Marcocci, kepada harian The Pittsburgh Post-Gazette.

"Kami akan mengejar para pengguna. Sebab kemungkinan besar mereka akan menyebarkannya ke pengguna lain," lanjut Marcocci.

"Tapi tujuan kami sesungguhnya adalah melacak sumber, pengedar sebenarnya dari benda haram ini," tambah Marcocci.(evn/skn/bhc/rby)


 
Berita Terkait Narkoba
 
Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
 
BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
 
2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
 
Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
5 Oknum Anggota Polri Ditangkap di Depok, Diduga Konsumsi Sabu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]