Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Virus Corona
Mutasi Corona India Masuk DKI, Wagub Minta Warga Waspada!
2021-05-05 07:32:40

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan telah menemukan 2 kasus mutasi virus Corona India di DKI Jakarta. Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warga waspada dan tetap memperketat protokol kesehatan.

"Untuk itu, kami minta semua warga hati-hati, waspada. Lebih baik berada di rumah, jangan mudik, berinteraksi dan sebagainya melaksanakan protokol kesehatan secara ketat," kata Riza kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (4/5/2021).

Riza mengingatkan masyarakat bahwa mutasi virus Corona (COVID-19) dari India ini sangat berbahaya. Kecepatan penularannya, kata Riza, mencapai 10 kali lipat.

"Jadi dari India juga, jadi virus dari India, dari Inggris, dari Afrika, semua memiliki kecepatan yang lebih tinggi, bahkan lebih sampai 10 kali lipat kecepatan penularannya," ungkapnya.

Sebelumnya, Menkes Budi Gunadi Sadikin juga menyampaikan ada 1 kasus Corona mutasi Afrika Selatan di Bali. Sedangkan total kasus Corona mutasi Inggris ada 13 di Indonesia.

"Kewajiban kita untuk hati-hati tadi juga sudah dilaporkan ke Presiden karena sudah ada mutasi baru yang masuk, yaitu mutasi dari India ada 2 insiden yang sudah kita lihat, dua-duanya di Jakarta dan 1 insiden mutasi dari Afrika Selatan yang masuk itu ada di Bali," kata Budi dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (3/5).

"Selain mutasi dari Inggris yang sekarang sudah ada 13 insiden, sudah ada 2 mutasi dari India masuk dan 1 mutasi dari Afrika Selatan," lanjut Budi.

Menkes mengimbau agar upaya pelacakan kasus semakin diperketat demi menghadapi varian. Masyarakat juga harus semakin disiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Apapun virusnya, apa pun mutasinya, kalau kita disiplin protokol kesehatan pakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, insya Allah seharusnya penularan tidak terjadi," pungkas Menkes Budi.(whn/aud/detik/bh/sya)


 
Berita Terkait Virus Corona
 
Program Vaksinasi Massal Covid-19 'Nyok! Kite Vaksin' Kerjasama Polda Metro dan PT Mayora Dikunjungi Menteri Kesehatan
 
Kasus Covid-19 Melonjak Lagi, Netty Minta Pemerintah Waspada dan Gerak Cepat
 
Peningkatan Penularan Covid-19 terhadap Anak Harus Diwaspadai
 
Puan Maharani Desak Pemerintah Segera Tekan Tombol Bahaya Covid-19
 
Perhatian, 10 Titik Wilayah di DKI Jakarta Ini Mulai Dibatasi Mobilitas Penggunaan Jalannya
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SKB Tiga Menteri Soal UU ITE, Penegak Hukum Harus Buktikan Dulu Ujaran Kebencian Menghasut Atau Tidak
Resmi Menjabat Kapolres Banjar, AKBP Ardiyaningsih: Ladang Pengabdian Baru Semoga Amanah
Program Vaksinasi Massal Covid-19 'Nyok! Kite Vaksin' Kerjasama Polda Metro dan PT Mayora Dikunjungi Menteri Kesehatan
Sembilan Sifat Karakter ber-Muhammadiyah yang Harus Diketahui Warga Persyarikatan
Haedar Nashir Sebut Lima Teladan Bung Karno yang Patut Dicontoh
Kasus Covid-19 Melonjak Lagi, Netty Minta Pemerintah Waspada dan Gerak Cepat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Haedar Nashir Sebut Lima Teladan Bung Karno yang Patut Dicontoh
Perhatian, 10 Titik Wilayah di DKI Jakarta Ini Mulai Dibatasi Mobilitas Penggunaan Jalannya
Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Bertentangan dengan Konstitusi
Ungkap 1,129 Ton Sabu Jaringan Timur Tengah, Kapolri Apresiasi Jajaran Polda Metro
PPN Pendidikan Tidak Sejiwa dengan Konstitusi Pancasila
Pajak Sembako Merupakan Pengkhianatan Kepada Rakyat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]