Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Bencana Alam
Muhammadiyah Layani Lebih dari 800 Ribu Warga dalam Respon Kemanusiaan
2022-01-18 06:06:33

JAKARTA, Berita HUKUM - Muhammadiyah Disaster Management Center PP Muhammadiyah menggelar Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) di Kaliurang dari 14-16 Januari 2022 diikuti oleh 35 peserta dari jajaran pimpinan harian, koordinator dan anggota divisi.

Budi Setiawan, Ketua MDMC PP Muhammadiyah dalam sambutannya mengatakan bahwa ini merupakan Rakerpim terakhir di periode 2015-2020 yang diperpanjang sampai 2022 karena pandemi Covid-19.

Menurut Budi Setiawan, meskipun dilanda pandemi Covid-19, MDMC tidak bisa jeda karena berbagai kegiatan yang justru semakin meningkat dan berbagai kejadian bencana di masa pandemi.

"Selama pandemi Covid-19, MDMC termasuk kantor yang tidak pernah kosong baik sekretariat maupun pimpinan," katanya.

Budi Setiawan menambahkan Rakerpim kali ini selain mengevaluasi program kerja yang sudah berjalan, juga akan membuka lembaran baru program-program yang akan dilakukan oleh MDMC ke depan.

"Raker ini juga bertujuan tercapainya konsolidasi pimpinan MDMC PP Muhammadiyah dalam rangka optimalisasi pencapaian program stratregis periode 2015– 2022. Kemudian tersampaikannya laporan, evaluasi dan perencanaan kegiatan divisi, kesekretariatan serta kebendaharaan MDMC PP Muhammadiyah," imbuhnya.

Secara struktur MDMC mempunyai 5 divisi yaitu Divisi Tanggap Darurat, Rehabilitasi dan Rekonstruksi (TDRR), Organisasi dan Kepemimpinan, Pengurangan Resiko Bencana dan Kesiapsiagaan (PRBK), Jaringan dan Kerja Sama (Jaker), Pendidikan dan Latihan (Diklat).

Dalam rakerpim ini terungkap selama periode 2016 – 2022 total respon 500 respon tanggap darurat, 3 respon di antaranya dilaksanakan di luar negeri yaitu Rohingnya, Palestina dan Malaysia.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Divisi TDRR, Indrayanto. "Dari respon sebanyak itu, Muhammadiyah melalui MDMC dengan dukungan Lazismu dan banyak pihak lain baik dalam negeri serta luar negeri telah melayani sebanyak 869.323 warga penerima manfaat di 32 propinsi dan 3 negara," kata Indrayanto.

Untuk melaksanakan semua respon tersebut, menurut Indrayanto dikerahkan sebanyak 15.410 orang relawan Muhammadiyah dari seluruh Indonesia, yang berasal dari MDMC sendiri, majelis/lembaga, organisasi otonom dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

"Pengerahan relawan Muhammadiyah dari berbagai unsur tersebut dilaksanakan dalam satu payung gerakan One Muhammadiyah One Response (OMOR)," pungkas Indrayanto.

MDMC atau dalam nomenklatur resminya disebut sebagai Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Muhammadiyah merupakan lembaga pembantu pimpinan Muhammadiyah yang melaksanakan tugas khusus dalam penanggulangan bencana.

Lembaga ini dirintis tahun 2007 oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan nama 'Pusat Penanggulangan Bencana'.(muhammadiyah/bh/sya).


 
Berita Terkait Bencana Alam
 
Muhammadiyah Layani Lebih dari 800 Ribu Warga dalam Respon Kemanusiaan
 
Kerugian Akibat Bencana Alam di Tahun 2021 Tembus Rp 1.000 Triliun
 
Perlu Terobosan Penanganan Dampak Bencana
 
Penanganan Bencana Alam Dinilai Lambat
 
Muhammadiyah Miliki Peran Besar dalam Mitigasi Bencana
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]