Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Perdamaian
Muhammadiyah Akan Terus Upayakan Perdamaian Dunia
Friday 17 Apr 2015 13:47:49

Seminar Pra-Muktamar II Muhammadiyah, bertema Internasionalisasi Muhammadiyah untuk Kemanusiaan Universal di Aula Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).(Foto: Istimewa)
SURAKARTA, Berita HUKUM - Muhammadiyah yang akan memasuki usia seabad, akan terus mengupayakan perdamaian dunia sebagai bagian dari internasionalisasi organisasi yang didirikan KH Ahmad Dahlan tersebut. Dalam program ini, khususnya di kawasan Asia Tenggara Muhammadiyah akan memprakarsai upaya perdamaian di Filipina Selatan dan Thailand Selatan.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menyampaikan hal itu kepada wartawan, seusai membuka seminar Pra-Muktamar II Muhammadiyah, bertema Internasionalisasi Muhammadiyah untuk Kemanusiaan Universal di Aula Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Selasa (14/4) lalu.

Dalam seminar bersama Azyumardi Azra, Bachtiar Effendi, Dekan Fakultas Politik Universitas Islam Syarif Hidayatullah Jakarta, menyatakan, keterlibatan Muhammadiyah dalam masalah internasional sudah lama, di antaranya dimotori almarhum Lukman Harun dalam membela pemerintah Palestina pimpinan Yasser Arafat. Dia melihat, di bawah kepemimpinan Din Samsuddin sekarang, Muhammadiyah makin mengiintensifkan peran itu.

"Masalahnya, dalam Muktamar Muhammadiyah nanti harus diadakan perubahan AD dan ART agar sejalan dengan peran itu. Selain itu, Muhammadiyah ditantang sejauh mana mampu mengembangkan Islam yang rahmatan lil alamin, Islam Nusantara yang toleran, ramah dan humanis ke seluruh dunia," ujarnya dihadapan ratusan peserta seminar Pra-Muktamar 47.

Kalau organisasi Muhammadiyah yang besar mampu menjawab tantangan itu, sambungnya, dalam 30 tahun mendatang saat secara kuantitatif umat Islam di dunia seimbang dengan umat Kristen akan dapat memberikan sumbangsih besar.

Sekretaris PP Muhammadiyah, Abdul Mukti, dalam jumpa pers menerangkan, bahwa dalam internasionalisasi Muhammadiyah banyak tantangan sangat besar yang dihadapi. Sebab, kendala utamanya keterbatasan penguasaan bahasa asing di kalangan kader dan anggota Muhammadiyah.

“Saat ini masih banyak kawan-kawan dari luar Indonesia yang minta dokumen tentang Muhammadiyah dalam bahasa Inggris dan Arab, Seperti sejarah Muhammadiyah, pendiri Muhammadiyah dan lain-lain. Sedangkan selama ini belum banyak dokumen yang berbahasa Inggris dan Arab," ujarnya.(dzar/muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Perdamaian
 
• Menlu RI: Dunia Menaruh Harapan Besar Kontribusi Indonesia dalam Perdamaian Dunia
 
• 1.169 Prajurit TNI Misi Perdamaian PBB kembali dari Lebanon
 
• Kapuspen TNI: Sejak 1957 Sebanyak 32.191 Prajurit TNI Aktif dalam Misi PBB
 
• Misi Perdamaian TNI Mengemban Kredibilitas TNI
 
• Menhan: Pentingnya Kerjasama Internasional Demi Ciptakan Perdamaian dan Stabilitas
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]