Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Demo Buruh
Monas Jadi Terminal Bus Dadakan
Wednesday 01 May 2013 15:45:09

Mobil Bus Para Pendemo saat Parkir di Kawasan Silang Monas.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pelataran parkir silang Monumen Nasional (Monas) hari ini Rabu (1/5) mendadak menjadi terminal Bus dadakan.

Ratusan Bus dari berbagai daerah Sejabodetabek, memenuhi dan memadati kawasan silang Monas. Bahkan hingga meluber di jalan Merdeka Selatan.

Hal ini, terkait aksi demo buruh, di May Day. Pemandangan ini mungkin jarang terjadi, hari ini benar-benar sudah seperti terminal Bus antar Kota dalam Provinsi.

Sebagian besar kaum pekerja buruh tumbah ruah di jalanan Ibu Kota, di mana aksi kali ini benar-benar melumpuhkan sebagian jalan yang di lalui oleh para buruh.

Sejauh ini, dari pantauan pewarta BeritaHUKUM.com di lapangan. Buruh masih dengan tertip melakukan aksi unjuk rasa ini.

Sebagian besar buruh lainya masih, melakukan orasi dan mimbar bebas di depan Istana Merdeka.

Sementara seperti di beritakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tidak berada di Istana, melainkan sedang melakukan kunjungan kerja ke Surabaya Jawa Timur.

Beberapa Bus tujuan Bogor, terpantau mulai bergerak meninggalkan silang Monas dengan membawa lebih awal sebagian para buruh pulang.(bhc/put)


 
Berita Terkait Demo Buruh
 
Penahan 3 Mahasiswa Undip Diharapkan Diselesaikan Melalui Restorarive Justice
 
Satuan Pamwal Ditlantas Polda Metro Lakukan Pengamanan Demo Buruh dengan Cara Ini
 
Temui Massa Aksi Demo, Sufmi Dasco Janji Perjuangkan Aspirasi Buruh
 
Buruh Akan Tetap Demo Besar-besaran 30 April Kepung DPR, Gak Peduli Pandemi Covid-19
 
Rizal Ramli: Wasit Tidak Adil, Perlu Audit Forensik Komputerisasi KPU dan Bisa Kena Pidana 4 Tahun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]