Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Presiden SBY
Momentum Kebangkitan Ekonomi, Presiden: Rakyat Perlu Pemimpin Yang Punya Visi
Monday 05 May 2014 13:23:35

Ilustrasi. Presiden SBY membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2014 & tetapkan rencana pembangunan th 2015.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan Indonesia memasuki 10 ekonomi besar dunia sebagaimana disampaikan Bank Dunia atau World Bank.

“Alhamdulillah, akibat upaya dan kerja keras kita semua, World Bank telah memasukkan Indonesia ke dalam 10 Ekonomi Besar Dunia,” kata Presiden SBY melalui akun twitter pribadinya @SBYudhoyono yang diunggahnya pada Minggu (4/5) beberapa saat lalu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, saat menghadiri peluncuran Rajawali Televisi (RTV) di Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (3/5) malam, Presiden SBY menyampaikan kabar gembira yang diterimanya dari Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri, Sabtu (3/5) pagi, bahwa Bank Dunia telah menempatkan Indonesia pada peringkat ekonomi ke-10 dunia, berdasarkan dari Gross Domestic Product (GDP) dan purchasing power parity (PPP/tingkat daya beli).

Dalam akun twitter pribadinya itu, Presiden SBY menyampaikan, dari ukuran GDP (PPP), Indonesia menempati peringkat 10 dengan share 2,3 % dari total GDP Dunia. “Ini melampaui banyak negara besar,” tulis SBY.
Adapun 10 Ekonomi Besar Dunia tersebut adalah: Amerika Serikat, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), India, Jepang, Jerman, Rusia, Brazil, Perancis, Inggris dan Indonesia.

Sementara urutan 11-20 Ekonomi Besar Dunia adalah: Italia, Mexico, Spanyol, Korea, Kanada, Saudi Arabia, Turki, Iran, Australia, dan Taiwan.

Jangan Sia-Siakan

Terhadap pencapaian Indonesia sebagai 10 Ekonomi Besar Dunia itu, Presiden SBY mengajak segenap lapisan masyarakat untuk tidak menyia-nyiakannya.

“Mari tidak sia-siakan momentum kebangkitan Indonesia ini, dengan bekerja lebih keras lagi. Bangsa ini harus sungguh bersatu agar makin maju,” tulis SBY dalam akun twitter pribadinya itu.

Ke depan, kata Kepala Negara, marilah terus kita bangun ekonomi kita secara adil dan berkelanjutan, agar seluruh rakyat Indonesia lebih sejahtera lagi

“Ke depan juga, persaingan global makin keras ~ rakyat memerlukan pemimpin yang punya visi dan pikiran besar, serta mau bekerja keras,” pungkas SBY.(ES/setkab/bhc/sya)


 
Berita Terkait Presiden SBY
 
• Presiden SBY Serahkan Dokumen 10 Tahun Pemerintahan ke Arsip Nasional
 
• Bertemu 20 Netizen, Ibu Ani: Ini Sore Yang Menyenangkan
 
• Presiden SBY Terima Pimpinan DPR, DPD, dan MPR-RI
 
• Minggu Terakhir, Presiden SBY ‘Beberes’ Kantor
 
• 'Bapak Presiden dan Ibu Ani, Kami Selalu Merindukanmu…'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]