Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Mobil Esemka
Mobil Esemka Belum Lulus Uji Emisi
Friday 02 Mar 2012 15:56:46

Mobil Esmeka (Foto:poztmo.com)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Harapan Bangsa Indonesia untuk miliki kendaraan ciptaan buah karya anak negeri, nampkanya harus tertunda. Pasalnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menolak menerbitkan sertifikat uji tipe kendaraan Esemkai, karena gagal melewati uji emisi.

Menurut Menteri Perhubungan, EE Mangindaan gas buang emisi mobil Esemka masih tinggi. "Alasanya karena terlalu banyak buang emisi gas, karena kita sekarang bukan hanya dalam negeri, tapi juga di luar negeri ada aturannya yang membuat supaya ramah lingkungan. Itu saja masalah yang kita hadapi," ujarnya saat ditemui wartawan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/3).

Mangindaan menambahkan, memang ada aturan lingkungan hidup untuk batas gas buangan emisi. Meski demikian dirinya tidak merendahkan kualitas mobil karya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Solo, Jawa Tengah tersebut. Malah dirinya berharap parasiswa dapat memperbaiki Kualitas dan Kelayakan mobil tersebut, agar mendapatkan sertifikat uji tipe kendaraan, sebagai syarat kelayakan kendaraan.
"Kita masih dukung, makanya supaya safe tidak merusak dan ramah lingkungan termasuk alat dalamnya, jadi itu bukan harga mati, kita pasti dukung," tambah Mangindaan.

Sementara itu Wali Kota Solo, Joko Widodo menyatakan tidak akan membuang-buang waktu untuk segera melakukan perbaikan mesin Esemka dan melakukan uji emisi ulang. Dirinya tidak ingin Esemka kehilangan momentum jika proses uji emisi ditunda-tunda. Karenanya, dalam waktu satu hingga dua pekan mendatang pihaknya akan kembali membawa Esemka ke BTMP untuk uji emisi.

Sebab dari kacamata bisnis, proses branding Esemka sudah berjalan sangat baik hanya dalam jangka waktu dua bulan. "Kalau tidak cepat, kita bisa kehilangan momentum. Kalau kemarin sudah lolos uji emisi, saya yakin permintaan akan naik 4 hingga 5 kali lipat," katanya.

Hal senada juga dinyatakan, Wakil Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menurutnya kegagalan uji emisi yang dilakukan Esemka ini layaknya sebuah ujian sekolah. "Seperti layaknya ujian, ada remidi. Setelah dinyatakan tidak memenuhi ambang batas gas buang, maka akan dilakukan perbaikan dan diajukan kembali untuk uji emisi," ujarnya.

Rudi menambahkan, setelah dilakukan perbaikan, mobil Esemka akan siap kembali diuji. Bahkan pihak PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) mengklaim pekan ini juga bisa dilakukan pengujian kembali. "Perjuangan belum selesai. Tidak masalah kalau harus mengulang, saya sudah perintahkan kepada SMK untuk melakukan perbaikan. Saya yakin, mobil Esemka ini masih bisa lulus," tutur Driver yang membawa mobil esmeka dari Solo ke Jakarta .(dbs/rob)


 
Berita Terkait Mobil Esemka
 
• Said Didu: Sejak Awal Esemka Cuma Mobil Bohongan!
 
• DPR Minta Jokowi Serius Dorong Proyek Mobil Esemka
 
• DPR Sindir Jokowi Soal Nasib Mobil Esemka
 
• Politisi Partai Golkar Minta Jokowi dan Menterinya Pakai Mobil Esemka
 
• Menpora Roy Suryo Sudah Terima Mobil Esemka
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]