Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus DPID
Mirwan Amir dan Olly Diperiksa KPK Terkait Kasus DPID
Thursday 14 Mar 2013 12:23:46

Mirwan Amir (kiri) saat memenuhi panggailan KPK, Kamis (14/3).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali intens menangani kasus korupsi Dana Percepatan Infrastruktur Daerah (DPID). Setelah memeriksa Wa Ode Nurhayati dan Melkias Mekeng, Rabu (13/3), kali ini KPK kembali memeriksa pimpinan banggar DPR yakni Mirwan Amir (Demokrat) dan Olly Dondokambey (PDIP).

Keduanya kini sudah memasuki ruang pemeriksaan penyidik KPK. Mirwan Amir tiba pukul 09:10 WIB, tak lama kemudian Olly menyusul. Saat dimintai keterangan oleh sejumlah wartawan, Amir menyampaikan bahwa dirinya akan diperiksa sebagai saksi Haris Andi Suharman dalam kasus DPID.

Namun Mirwan mengaku tidak mengenal sosok Haris yang juga politisi Golkar itu. "Wah saya nggak tahu (Haris Suharman). Saya nggak kenal," kata Mirwan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (14/3).

Mirwan kemungkinan akan diperiksa terkait perannya sebagai pimpinan banggar. Menurutnya, "Pimpinan banggar kan dipanggil hari ini kan. Nah kita lihat aja nanti," tambahnya.

Selang beberapa menit, Olly tiba di gedung lembaga superbodi ini. Tak seperti Mirwan, Olly memilih bungkam. Sementara ketika dikonfirmasi pada Kabang Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha mengatakan, Mirwan dan Olly memang diperiksa sebagai saksi Haris Surahman. "Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka HS," katanya.

Seperti diketahui, Rabu (13/3) kemarin, Wa Ode mengaku yang merupakan terpidana kasus ini tetap pada pendiriannya bahwa jika beberapa petinggi DPR dan banggar, terutama Anis Matta, ikut terlibat dalam proyek ini. “Di fakta persidangan itu juga jelas dan selama ini saya sampaikan, media sudah dibenarkan dalam fakta sidang," kata Wa Ode.(bhc/din)


 
Berita Terkait Kasus DPID
 
• KPK Kembali Periksa Haris Andi Surahman
 
• Inkracht, KPK Eksekusi Wa Ode Nurhayati
 
• Anggota Komisi III Andi Anzar Penuhi Panggilan KPK
 
• Irgan Waketum Komisi IX DPR Dipanggil KPK
 
• Dituding Terima Duit DPID, Ketua Fraksi PAN: Saya Tidak Kenal Haris Suharman
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]