Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Century
Miranda Mengaku Diperiksa KPK Terkait Pemberian FPJP
Tuesday 08 Oct 2013 19:22:53

Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom.(Foto: BeritaHUKUM.com/bar)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom, selepas diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rasuna said, Jakarta Selatan, Selasa (8/10) selama hampir 7 jam menjalani pemeriksaan sejak pukul 11:30 Wib siang.

Miranda S Goeltom (64Th) diperiksa terkait pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) dalam penentuan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik, terhadap sistem moneter Indonesia waktu itu.

Miranda yang keluar dari gedung pemeriksaan KPK pada pukul 18.00 Wib, tampak memakai baju putih lengan panjang dan berambut baru, dengan potongan pendek cat merah, Miranda memaparkan kepada para awak media tentang materi pemeriksaan dirinya di dalam gedung KPK hanya mengenai seputar kebijakan FJPJ.

"hanya tentang pemberian dan penerimaan FJPJ aja, tapi belum selesai, karena di periksanya tadi mulai jam 4 sampai jam setengah 6, karena cuma hanya satu setengah jam saja," tutur Miranda, menyampaikan kepada para awak media.

Cuma sepenggal kalimat itulah yang terlontar dari mulut Miranda, dan dia pun langsung beranjak pergi begitu saja ke mobil tahanan Lapas wanita Tangerang yang sudah menunggu keberangkatannya, untuk kembali ke dalam Lapas menjalani sisa hukuman.

Miranda diperiksa sebagai Saksi untuk tersangka Budi Mulya (BM) Budi Mulia. "Ia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BM," kata Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha.

Tak hanya Miranda, Lembaga pimpinan Abraham Samad ini juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap, Kepala Divisi Risiko II LPS Suharno Eliandy dan seorang akuntan Saptoto Agustomo. Mereka diperiksa sebagai Saksi terkait kasus Bank Century.

Sebelumnya, Miranda sudah pernah memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa terkait kasus ini, namun pemeriksaan tersebut ditunda, dan akhirnya kembali dijadwalkan hari ini oleh KPK, dan ini pemeriksaan dan penjadwalan ulang terhadap Miranda.(bhc/bar)


 
Berita Terkait Kasus Century
 
• Asia Sentinel Akhirnya Minta Maaf Ke SBY, Partai Demokrat dan Rakyat Indonesia
 
• SBY: Tangkap dan Penjarakan Saya Kalau Fitnah Itu Benar
 
• Demo HMS Tuntut Sri Mulyani dan Boediono Mesti Dimeja Hijaukan terkait Kasus Bank Century
 
• Diluncurkan, Buku Tim Sembilan Membongkar Skandal Century
 
• Timwas Century Minta Pemerintah Serahkan Potensi Aset Yang Bisa Dikembalikan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]