Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Jakarta
Minyak Bocor dari Pabrik, Puluhan Warga Saring Minyak di Selokan
Wednesday 24 Jul 2013 23:39:31

Tampak para warga berebutan minyak kelapa sawit yang tumpah ke selokan, Rabu (24/6).(Foto: BeritaHUKUM.com/jal)
JAKARTA, Berita HUKUM - Puluhan ton minyak kelapa sawit tumpah dari tangki sebuah pabrik minyak yang bocor ke aliran saluran air kotor di kawasan industri Pulogadung, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (24/7) malam. Akibatnya, puluhan warga berbondong-bondong menyaring minyak yang tumpah ke selokan-selokan air dengan menggunakan kain jerigen bahkan drum-drum.

Minyak-minyak yang bagus dan tidak ini oleh warga akan dijual, dan uanganya untuk makan dan pulang kampung.

Tanpa memperdulikan dampak dari kotornya air yang dipenuhi sampah dan bau cukup menyengat ini, puluhan warga khususnya warga di sekitar lokasi kawasan industri Pulogadung, malam tadi, berbondong-bondong menyaring tumpahan 50 ton minyak kelapa sawit di saluran air atau saluran limbah kotor, dengan menggunakan kain dan ember serta jerigen, bahkan warga datang dengan membawa drum.

Harga minyak kelapa sawit yang mahal di pasaran saat bulan suci ramadhan dan jelang lebaran seperti minyak curah Rp. 12.000/Kg, inilah yang memicu warga untuk menyaring tumpahan minyak tersebut. Ibu-ibu pun tak mau ketinggalan untuk mendapatkan minyak yang tumpah ke selokan tersebut.

Menurut Amat, "minyak yang disaringnya masih ada yang bersih dan bisa dijadikan minyak goreng, rencananya minyak sebanyak dua drum tersebut uangnya akan dipergunakan untuk pulang kampung".

Lain lagi yang dilakukan oleh warga pencari minyak Sri, dirinya telat datang, akibatnya dia tak dapat minyak curah yang bagus, melainkan minyak yang sudah kotor, hingga akhirnya minyak yang diambil dari selokan tersebut hanya dijual Rp. 1.500/ liternya ke pengepul oli bekas.

Hingga malam tadi, puluhan warga masih tampak mencari minyak-minyak yang tergenang di selokan.(bhc/jal)


 
Berita Terkait Jakarta
 
Omzet Toko Daging Dharma Jaya di Kembangan Capai Ratusan Juta
 
Presiden dan Wakil Presiden RI Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Anies Baswedan
 
Gelar Acara 'Jakarta Menyapa', Gubernur Anies Apresiasi Peran Kader PKK Menjaga Kesejahteraan Keluarga
 
Survei CSIS Bertolak Belakang dengan Data BPS, Tingkat Kesempatan Kerja di DKI Jakarta Meningkat
 
KPw BI DKI Jakarta Sebut Transaksi Digital QRIS di Jakarta Luar Biasa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]