Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Microsoft
Microsoft Hadapi Penyelidikan Antimonopoli di Cina
Thursday 31 Jul 2014 03:42:09

Sejumlah pihak menduga penyelidikan antimonopoli untuk melindungi perusahaan Cina.(Foto: Istimewa)
CINA, Berita HUKUM - Penyelidikan antimonopoli terhadap perusahaan teknologi raksasa AS Microsoft telah dimulai pemerintah Cina. Badan pemerintah Cina untuk industri dan perdagangan -badan yang bertanggungjawab atas penerapan hukum perdagangan- menyatakan sedang menyelidiki "dugaan tindakan monopoli" yang dilakukan perusahaan tersebut.

Pernyataan dikeluarkan setelah pejabat badan pengawas mengunjungi kantor Microsoft setempat. Perusahaan tersebut mengatakan "akan menjawab semua hal-hal yang dipermasalahkan pemerintah".

Belum dikeluarkan tuduhan kesalahan secara khusus.

Tetapi kemungkinan penyelidikan apa pun di Cina akan menjadi suatu kemunduran bagi Microsoft, di negara yang merupakan pasar pertumbuhan kunci bagi perusahaan teknologi dunia.

Sebelumnya pada tahun ini, Cina mengatakan akan melarang pemerintah menggunakan Windows 8, sistem operasi terbaru Microsoft.

Kunjungan ke kantor Microsoft dilakukan hanya beberapa hari setelah badan pengatur Cina menyatakan Qualcomm, salah satu pembuat chip telepon genggam terbesar dunia, menggunakan kekuasaan monopoli dalam menentukan biaya lisensi.

Sejumlah pihak menduga Cina menggunakan penyelidikan ini untuk melindungi perusahaan dalam negeri.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Microsoft
 
Ditekan Pemerintah, Microsoft Tutup LinkedIn di Cina
 
Cara Membedakan Produk Microsoft Asli dan Palsu
 
Microsoft Mengakuisisi LinkedIn Senilai Rp346 Triliun
 
Polda Metro Jaya Bongkar Pedagang Ilegal Microsoft Windows Palsu
 
Microsoft akan PHK 7.800 di Unit Telepon Genggam
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]