Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Microsoft
Microsoft Basmi 2 Juta Virus Perbankan
Thursday 20 Jun 2013 13:40:35

Ilustrasi.(Foto: Ist)
AS, Berita HUKUM - Citadel bisa dikatakan sebagai salah satu program jahat yang cukup ditakuti di dunia maya. Karena aplikasi ini mampu menguras isi rekening para korbannya. Microsoft pun coba menjadi pahlawan dengan memberangusnya.

Ya, Microsoft yang bekerjasama dengan FBI dan lembaga hukum lainnya mengklaim telah mematikan sejumlah server yang dipakai untuk menjalankan botnet Citadel. Server tersebut konon sudah mengendalikan jutaan komputer di berbagai negara di Eropa, Amerika dan Hongkong.

"Kami perkirakan sudah membersihkan 2 juta komputer. Ini masih perkiraan konservatif," kata Richard Boscovich Domingues, dari unit kejahatan digital Microsoft, seperti dikutip dari Reuters.com, Rabu (19/6).

Dari 2 juta komputer yang terinfeksi tersebut, Microsoft memperkirakan pembuat Citadel sudah meraup keuntungan sekitar USD 500 juta yang diambil dari beberapa rekening di seluruh dunia.

Citadel merupakan keturunan dari Trojan keuangan yang sangat besar di dunia, Trojan.Zbot (Zeus). Trojan ini muncul setelah source code Zeus bocor pada tahun 2011, dimana sekelompok penjahat mengambil kode tersebut dan menyebarkannya.

Penjahat cyber yang ingin menggunakan Citadel juga harus membayar biaya tambahan sekitar USD 30 - USD 100 untuk membeli kode inject web untuk bank yang menjadi target mereka. Namun Microsoft mengklaim bahwa botnet ini sudah ditanamkan pada instaler Windows bajakan yang banyak tersebar.(rts/bhc/opn)


 
Berita Terkait Microsoft
 
Ditekan Pemerintah, Microsoft Tutup LinkedIn di Cina
 
Cara Membedakan Produk Microsoft Asli dan Palsu
 
Microsoft Mengakuisisi LinkedIn Senilai Rp346 Triliun
 
Polda Metro Jaya Bongkar Pedagang Ilegal Microsoft Windows Palsu
 
Microsoft akan PHK 7.800 di Unit Telepon Genggam
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]