Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Harimau
Merunut Jejak Harimau Hingga ke 31 Negara
Wednesday 25 Sep 2013 20:14:13

#tigertrail.(Foto: @GithaisGhie)
BELANDA, Berita HUKUM - Dalam seabad, populasi harimau berkurang drastis dari jumlah 100.000 ke sekitar 2.500 ekor saja. Satu abad lalu, ada 100.000 ekor harimau di seluruh Benua Asia. Pada 2000, hanya ditemukan sekitar 6.000 ekor. Dan kini, tahun 2013, hanya 2.500 ekor yang tertinggal. Habitat alamnya berkurang hingga 93 persen dalam beberapa tahun terakhir.

Pernah ada sembilan subspesies harimau, malangnya sekarang hanya tinggal 5. Padahal peneliti membuktikan harimau hidup di planet ini sejak jutaan tahun. Berangkat dari riset inilah, Chris Slappendel (45) melakukan perjalanan ke 31 negara demi menceritakan kisah tentang harimau kepada dunia.

Proyek ekspedisi yang disebut "TigerTrail" pun dilancarkan. Dimulai pada 15 Mei 2013 dan bakal berakhir pada November 2013. Pria Belanda yang sekaligus melibatkan diri sebagai pegiat ini mempersiapkan menempuh jarak paling sedikit 100.000 kilometer, selama setengah tahun.

Harimau merupakan hewan favoritnya. Dan sebagai pecinta kehidupan alam liar, Chris merasa perlu berbuat sesuatu dengan fakta harimau terancam punah.

"Saya memutuskan, setiap orang harus mendengar cerita para harimau ini," tuturnya, seperti yang dikutip dari nationalgeographic.co.id.

Dalam ekspedisinya ini Chris tidak hanya mencari kelima subspesies harimau yang masih ada, ia pun punya misi kampanye pelestarian harimau. Ia mengunjungi kebun bintang, museum, pusat pembiakan, bahkan pasar gelap perdagangan satwa dan produk satwa yang ilegal. Sambil memberi kuliah, wawancara, dan konferensi pers untuk mempublikasi apa yang ia dapatkan dalam perjalanan.

"Gol saya adalah menyadarkan orang akan situasi gawat ini," ungkapnya seperti tertulis dalam situs www.tigertrail.org.(Gloria Samantha. Sumber: WWF, IFAW).(ngg/bhc/sya)


 
Berita Terkait Harimau
 
Merunut Jejak Harimau Hingga ke 31 Negara
 
Awasi Perdagangan Harimau Di Internet
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]