Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
UU ITE
Merasa Terintimidasi, Bekas Selingkuhan Berpesan Pada Istri AH
2021-12-18 18:51:05

JAKARTA, Berita HUKUM - Rifa Handayani, seorang wanita yang mengaku sebagai bekas selingkuhan AH, ketua umum salah satu Parpol mengaku terintimidasi oleh YA berpesan pada istri bekas pasangan intimnya itu untuk berkaca diri.

"Saya telah melaporkan anda-anda kepada pihak berwajib demi keselamatan diri saya. Dan satu lagi buat YA, sebelum Anda menghina orang lain, tolong pastikan dulu akhlak Anda lebih baik dari orang yang Anda hina," kata Rifa dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (17/12).

Dalam kesempatan tersebut Rifa mengungkapkan, dirinya merasa terancam dan terintimidasi oleh perilaku YA di media sosial. Ia merasa dituding memeras AH, padahal itu tidak dilakukannya.

"Kalau saya memeras, bagaimana mungkin saya berani muncul di sini?" ujar Rifa.

Rifa menjelaskan, dirinya merasa terintimidasi karena beberapa kali mendapat pesan tendensius via media sosial. Ia telah mencoba mengalah selama beberapa tahun terakhir tapi terpaksa harus memberi perlawanan melalui jalur hukum karena keluarga sudah merasa terganggu.

Terus berdiam diri di tengah situasi yang Ia sebut sebagai teror dan intimidasi, memposisikan Rifa seolah tak risau dengan harga diri suami jepangnya pasca somasi dan harkat anak-anaknya yang saat ini masih kecil-kecil.

"Kalau kamu tidak melawan, kamu bela dia (AH, red)" kata Rifa menirukan ucapan suaminya.

Seperti diberitakan, Rifa sempat menjadi pasangan intim AH setelah politisi beken itu meminta kontak HP dirinya 2012 silam. Keintiman dirinya dengan AH diakui layaknya keintiman orang dewasa.

Keintiman itu pun berbuah persoalan serius di kehidupan masing-masing baik AH maupun Rifa. Rifa 'diteror', suami Rifa yang notabene WNA juga disomasi hingga merasa harga dirinya dicemar oleh tuduhan pemerasan tak berdasar.(bh/mdb)


 
Berita Terkait UU ITE
 
MK Kabulkan Gugatan Uji Materiil Pasal Berita Bohong, Haris Azhar: Sempat Merasa Ironi
 
UU ITE Disahkan, Perkuat Jaminan Penghormatan Hak dan Kebebasan Orang Lain
 
Dewan Pers: Revisi Kedua UU ITE Ancam Kemerdekaan Pers
 
Laporkan Politisi Romy ke Polisi karena Dituding Penipu, Erwin Aksa: Saya Enggak Kenal
 
Pengacara Gubernur Papua Dilaporkan ke Badan Intelijen Negara dan Polri terkait Berita Hoax
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]