Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Limbah plastik
Menyulap Limbah Plastik Jadi BBM
Saturday 11 Aug 2012 21:58:58

Suparmin S. Raharjo inovator BBM Miplas saat ditemui di Area Ritech Expo 2012 di Bandung (Foto: ist)
BANDUNG, Berita HUKUM - Limbah plastik dapat didaur ulang menjadi bahan bakar minyak dengan alat sederhana yang diberi nama distalator. Prosesnya pun cukup sederhana, yang disebut distalasi limbah plastik untuk mengubahnya menjadi minyak sebagai bahan bakar.

“Adapun minyak hasil distalasi ini diberi nama Miplas, singkatan dari minyak plastik yang mempunyai nilai lebih dikarenakan Miplas dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif untuk kendaraan atau mesin berbahan bakar solar atau disel, sebagai pengganti minyak tanah untuk bahan bakar kompor sumbu, maupun kompor jenis mawar, dan lampu petromak untuk para nelayan tradisional,” kata Suparmin Sinuang Raharjo, inovator Miplas saat ditemui di areal Ritech Expo 2012 di Bandung.

Pengolahannya, bahan baku sampah atau limbah plastik dibersihkan dari kotoran tanah lalu dicincang. Kemudian dimasukkan sesuai dengan kapasitas tabung ditutup, dan siap untuk dipanaskan. Untuk mencapai hasil lebih baik panas api antara 350 derajat sampai 400 derajat celsius.

“Proses distalasi untuk kapasitas 20 kg limbah plastik berkisar tiga sampai 4 jam dan pembakaran menggunakan limbah kayu atau jerami. Tungku yang digunakan tungku tanah tradisional, dan bahan bakar yang digunakan memanfaatkan limbah sekam padi, gergaji kayu, dan lain-lain,” ungkapnya.

Hasilnya dapat dugunakan sebagai bahan bakar minyak mesin disel, dan kompor sumbu sebagai pengganti minyak tanah. Selanjutnya apabila BBM Miplas dikembangkan lagi sistem distalasinya dapat ditingkatkan dalam bentuk bensin maupun aftur.

Ia menambahkan, sebetulnya penemuan ini sejak tiga tahun yang lalu. Sekarang baru dapat dikembangkan demi kepentingan orang banyak. Kapasitas satu ton ada di Bima, dan satu ton lagi ada di Manggarai, tapi di Balitbang Purwokerto kapasitas 300 kg untuk sekali olah. Untuk satu kg limbah plastik bisa menghasilkan 1 liter minyak.

Ia berharap dengan penemuan ini pemerintah masuk di dalamnya, dan masyarakat dapat menikmati hasilnya. Suparmin Sinuang Raharjo, beralamat di Jalan Merapi Raya Perum Kalibagor Indah Blok A Nomor 3 RT06/05 Kalibagor, Banyumas.(ipb/bhc/opn)


 
Berita Terkait Limbah plastik
 
Menyulap Limbah Plastik Jadi BBM
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]