Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kwik Kian Gie
Menteri Era Megawati Diperiksa KPK
Tuesday 02 Apr 2013 14:02:25

Kwik Kian Gie, Menteri Koordinator di era Megawati.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kwik Kian Gie, Menteri Koordinator di era Presiden Megawati diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (2/4). Belum ada yang memastikan terkait kasus apa Kwik diperiksa. Sebab, saat mendatangi KPK, Kwik mengaku pemeriksaan rahasia. Pihak KPK pun belum bisa memastikan untuk kasus apa Kwik diperiksa.

Kwik yang tiba di KPK mengenakan kemeja putih mengatakan bahwa, dirinya tidak bisa menerangkan terkait pemeriksaannya ini. Sebab, pemanggilan KPK pada dirinya bersifat rahasia. "Karena panggilannya itu rahsia jadi yah saya tidak bisa cerita. Pokoknya panggilannya rahasia, sehingga saya tidak bisa cerita dong," ujarnya.

Ahli Ekonomi itu menambahkan, dirinya diperiksa salah satu kasus penyelidikan. Untuk itu, Ia mengaku akan memberikan keterangan sesuai apa yang diinginkan KPK. Ia akan memberikan keterangan sesuai apa yang akan ditanyakan, Kwik mengaku menyerahlan pada Penyidik KPK. "Keterangnnya tergantung bapak-bapak dari KPK. Oh ini rahasia, nanti saja," ujar Kwik.

Seperti diketahui, Kwik merupakan ahli ekonomi bisnis. Ia pernah memimpin perusahanan yang sekaligus pemegang sejumlah perusahaan, salah satunya adalah PT Altron Panorama Electronika.

Namun, pihak KPK ketika dikonfirmasi juga belum bisa memestikan terkait pemeriksaan Kwik. Dalam jadwal yang dirilis KPK juga tidak mencantumkan nama pria keturunan Tionghoa itu. "Tidak ada dijadwal nih, saya coba tanya dulu," ungkap Priharsa Nugraha, Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK.(bhc/din)


 
Berita Terkait Kwik Kian Gie
 
• Kwik Kian Gie: Pemimpin Indonesia Berjiwa 'Budak'!
 
• Kwik Sebut Jokowi Sudah Terbukti Langgar Konsititusi
 
• Lewat Kwik Kian Gie, KPK Selidiki BLBI
 
• Menteri Era Megawati Diperiksa KPK
 
• Kwik Kian Gie: Iklan Tentang UU No. 22 / 2001 di Kompas Itu Iklan Kaleng
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]