Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Jero Wacik
Menteri ESDM Segera Atur Penggunaan Biodiesel 10 Persen untuk Campuran Solar
Monday 26 Aug 2013 16:58:51

Menteri ESDM, Jero Wacik.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) segera mengeluarkan Peraturan Menteri ESDM sebagai usaha mengurangi impor Bahan Bakar Minyak (BBM).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik, sebelum Sidang Kabinet, mengatakan di Kantor Presiden, Jumat (23/8) mengatakan, Permen ini untuk menekan defisit neraca perdagangan, dan mengurangi nilai impor.

Jero mengatakan, pihaknya telah menetapkan penggunaan biodisel sebesar 10 persen sebagai campuran solar.

"Solar yang tadinya 10 liter nanti 9 liter solar akan dicampur dengan seliter bahan bakar nabati, sehingga impor solar akan berkurang," kata Jero Wacik.

Menurut Jero Wacik, kebijakan pemberian mandatori 10 persen bahan bakar nabati terhadap solar itu merupakan bagian dari paket kebijakan mengatasi krisis ekonomi 2013.

Pemanfaatan BBN jenis biodisel, kata Jero Wacik, mulai berlaku tahun ini dan PT Pertamina telah bekerja untuk itu.

Selain itu, Permen juga akan mengoptimalkan pemanfaatan biodiesel sebesar 10% untuk sektor transportasi, pembangkit dan industri.

Produksi biodiesel mencapai 4,3 juta kiloliter dan dapat dipakai 10% untuk sektor transportasi, juga dapat langsung dimanfaatkan PLN sebagai bahan bakar pembangkit.

Melalui Permen tersebut, kata Jero, pemerintah menugaskan Pertamina untuk mengoplos solar dan 10% biodisel, serta meminta kalangan industri dan PLN untuk mulai menggunakan biodiesel sebagai bahan bakar.

Dengan adanya mandatory, kata Jero Wacik, produsen Biodiesel tidak ada pilihan menjual hasil produksinya. Untuk memproduksi 100.000 barel biodiesel, diperlukan kira-kira 5,3 juta ton CPO, jika 200.000 barel maka akan menjadi dua kalilipatnya yaitu sekitar 10,6 juta ton CPO. Dengan demikian akan meningkatkan nilai ekspor CPO.

Usai Rapat Kabinet Terbatas, Menko Menteri Perekonomian Hatta Rajasa mengumumkan 4 paket kebijakan yang diambil pemerintah bersama Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam empat paket kebijakan tersebut yang berkaitan dengan Kementerian ESDM antara lain, Menurunkan impor migas. Dengan meningkatkan porsi penggunaan biodiesel dalam porsi solar sehingga akan mengurangi konsumsi solar yang berasal dari impor. Kebijakan ini akan menurunkan impor migas secara signifikan.

Paket selanjutnya, mempercepat program investasi berbasis agro, CPO, kakaa, rotan, mineral, logam, bauksit, nikel dan tembaga dengan memberikan insentif berupa tax holiday dan tax allowance serta percepatan renegosiasi kontrak karya dan PKP2B.(wid/hms/skb/bhc/rby)


 
Berita Terkait Jero Wacik
 
• Hindari Wartawan, Jero Wacik Rela Sembunyi di Toilet Perempuan
 
• Menteri ESDM Segera Atur Penggunaan Biodiesel 10 Persen untuk Campuran Solar
 
• Dewan Pers Persilahkan, Media Online Adukan Jero Wacik
 
• Inilah Maksud Media Online Layaknya Surat Kaleng, Versi Jero Wacik
 
• Menteri Jero Wacik, Status Terlapor di Bareskrim Mabes Polri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]