Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Migas
Menteri ESDM Resmikan Pabrik Ulir di Batam
Monday 04 Mar 2013 08:56:13

Ilustrasi, Menteri ESDM Jero Wacik dalam acara energi dan sumber daya mineral.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik meresmikan pabrik ulir terintegrasi dalam negeri PT Dhiva Sarana Metal di Batam. Pabrik Ulir ini memiliki nilai investasi US$ 22,5 Juta.

"Pabrik ulir terintegrasi diperlukan menjadi wahana untuk membangun komitmen dalam mendorong tumbuh dan berkembangnya industri minyak dan gas bumi (migas) nasional yang didasarkan pada pemaksimalan pemanfaatan sumber daya nasional, " kata Menteri ESDM dalam siaran persnya, Jakarta, Minggu (3/3).

Kemampuan produksi sesuai dengan kapasitas terpasang PT Dhiva Sarana Metal adalah 150 ribu ton per tahun dengan diameter pipa 2-3/8 sampai 20 inchi yang sudah terstandar API. Kebutuhan pipa casing dan tubing pada kegiatan usaha hulu migas pada tahun 2013 sebesar 322 ribu ton.

Dia mengatakan, pada 2014, diperkirakan produksi akan mencapai sebesar 254 ribu ton per tahun seiring dengan kebutuhan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas.

Hal tersebut sejalan upaya pemerintah mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri pada kegiatan usaha hulu migas, khususnya pada industri pipa perboran (casing dan tubing). Pemerintah telah menetapkan roadmap capaian target TKDN pada 2025 sebesar 55 persen untuk high grade, dan 40 persen untuk low grade.

Selain itu, Menteri ESDM mengimbau kerja sama semua pihak agar meningkatkan kualitas produksi barang dan jasa. Ia juga meminta perusahaan harus mampu bersaing baik di tingkat nasional maupun internasional dan berupaya untuk melakukan inovasi teknologi serta berperan aktif untuk mengembangkan kemampuan dan keahlian para pekerjanya.(dry/ipb/bhc/rby)


 
Berita Terkait Migas
 
Komisi VII Dorong Pemerintah Transparan dan Adil dalam Kelola Migas
 
Pemerintah Jangan Anggap Enteng Hengkangnya Investor Migas
 
Tata Kelola Migas Harus Ditata Ulang
 
Pemerintah Umumkan Hasil Lelang Wilayah Kerja Migas 2013
 
Erie Soedarmo: Soal Migas Perlu Dibentuk BUMN Khusus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]