Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Import Daging
Mentan Suswono Bersaksi di PN Tipikor, Sengman Dekat dengan SBY
Thursday 03 Oct 2013 16:41:07

Menteri Pertanian (Mentan) Suswono saat Sidang di PN Tipikor.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam sidang lanjutan kasus suap kuota import daging Sapi di Kementerian Pertanian (Kementan) hari Kamis (3/10) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor), Jakarta Selatan.

Menteri Pertanian (Mentan) Suswono kembali hadir sebagai Saksi, untuk terdakwa mantan Presiden PKS (LHI) Luthfi Hasan Ishaaq.

Dalam kesaksianya kali ini, Suswono mengaku pernah bertemu dengan sosok yang bernama Sengman, dimana sebelumnya nama Sengman pernah diputar dalam rekaman pembicaran telepon antara putra Ustad Hilmi Aminudin, Ketua Dewasn Syuro PKS, Ridwan Hakim dan Ahmad Fatonah.

Dalam rekaman pembicaraan antara Fathanah dan Ridwan tersebut ada uang yang jumlahnya Rp 40 miliar, yang dibawa oleh Sengman dan Hendra untuk Engkong, yang sebelumnya diakui mengacu pada Hilmi Aminuddin ayah kandung dari Ridwan.

Menurut keterangan Suswono pengusaha, "Sengman juga pernah bertemu. Beliau yang datang ke rumah dinas saya," ungkap Suswono, Kamis (3/10) di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan.

Menteri Pertanian (Mentan) Suswono juga mengaku kenal dengan Sengman yang merupakan pengusaha hotel asal Sumatera Selatan, dan mengaku dekat dengan pihak Istana.

"Waktu itu dia (Sengman) datang. Dia hanya menceritakan perkenalannya. Dia katakan, bahwa dekat dengan SBY," ujar Suswono kembali.

Kehadirian Menteri Pertanian Suswono dalam persidangan suap kuota daging import merupakan kali kedua, dimana sebelumnya Suswono pernah duduk di kursi panas, dengan terdakwa Juard Effendi dan Arya Abdi Effendy di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Jumat, (16/5) lalu.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Import Daging
 
• MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
 
• Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
 
• Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
 
• Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
 
• Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]