Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
PSSI
Menpora Buka Kongres PSSI
Sunday 17 Mar 2013 16:04:22

Ilustrasi, Menpora Roy Suryo saat ditanyai para wartawan.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Menpora Roy Suryo didampingi Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husein resmi membuka Kongres PSSI 2013 di Flores Room, Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (17/3). Pada sambutannya Menpora mengajak kepada semua stakeholder sepakbola Indonesia bersatu untuk Merah Putih.

"Kita tahu sepakbola Indonesia saat ini dalam kondisi berada di titik nadir yang akan mendapatkan sanksi dari FIFA. Kalau kita salah melangkah, maka tidak bisa dipungkuri Indonesia akan masuk ke lubang yang sangat dalam. Tidak hanya terpuruk di urutan 166, tetapi bisa jatuh lagi. Oleh karena itu mari kita bersama-sama lupakan kelompok, lupakan individu, mari kita satukan semangat untuk PSSI," tutur Menpora.

Menpora juga mengucapkan terima kasih kepada peserta kongres yang sudah hadir untuk ikut mensukseskan acara ini. Meski ada sedikit kendala-kendala yang kurang pas bukan hanya di anggota melainkan juga di Tim Exco, namun semuanya bisa terselesaikan dengan baik.

"Alhamdulilah kita lihat di atas semua anggota Exco sudah berkumpul di kongres ini. Para anggota dan Exco bisa memahami semuanya demi nama besar Indonesia," tambah Roy.

Dalam kongres ini Menpora juga tidak ingin terlibat dalam hal-hal yang kecil, semuanya harus dilebur agar bisa menjadi awal yang baik. "Logika sederhana tim Indonesia akan bisa menjadi kuat jika kita semua bersatu. Insyallah kita kurang enam hari lagi akan menghadi tim Arab Saudi, meski ada sedikit kendala tapi saya yakin semuanya bisa bersatu. Mohon doa restunya kita memiliki Timnas yang utuh, solid dan kuat. Pemerintah tidak boleh diam dan harus mengambil langkah untuk kebaikan sepakbola Indonesia," tegasnya.

Peran pemerintah dalam kongres ini memiliki peran yang besar, namun pemerintah tidak mau terlalu ikut atau intervensi terhadap hasil kongres ini. "Apapaun yang terjadi di kongres ini adalah milik anggota atau voters yang ada di sini. Ini milik dunia sepakbola Indonesia dan ini milik kita semua," tambahnya.

Sebelumnya Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husein mengajak semua komponen sepakbola Indonesia untuk bersatu. "Ini sudah saatnya kita semua duduk bersama untuk kebaikan sepakbola kita," kata Djohar.(dry/ipb/bhc/rby)


 
Berita Terkait PSSI
 
Ketum PSSI Erick Thohir: Mafia Sepakbola Harus Dihukum Seumur Hidup
 
Edy Rahmayadi Resmi Terpilih Ketua Umum PSSI
 
Pangkostrad Siap Benahi Tata Kelola Organisasi dalam Tubuh PSSI
 
Calon Ketum PSSI Moeldoko Gelar Nobar IND Vs THA Bersama Awak Media
 
Pangkostrad Siap Bersaing dengan Mantan Panglima TNI Jadi Calon Ketua PSSI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]