Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Wisma Atlet
Menlu Yakinkan Pemulangan Nazaruddin Melalui Deportasi
Wednesday 10 Aug 2011 17:09:26

Nazaruddin saat tertangkap di Kolumbia (Foto: Istimewa)
JAKARTA-M Nazaruddin dipastikan segera dipulangkan ke Tanah Air. Pasalnya, Pemerintah RI telah memenuhi semua persyaratan yang diminta Kolombia, untuk membawa pulang kembali buron tersebut ke Indonesia. Demikian dikatakan Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (10/8).

Menurut dia, dalam aturan yang berlaku di negara itu, mensyaratkan adanya komunikasi resmi dari Kemenlu RI dengan Kemenlu Kolombia. Indonesia juga diminta melampirkan alasan dan pertimbangan hukum dan hal ini sudah terpenuhi semuanya. Dengan demikian, diharapkan Nazar bisa dengan segera ke Indonesia.

Marty juga menyebutkan bahwa rencananya sore hari ini waktu Kolombia, Nazaruddin akan diserahkan dari kejaksaan ke Kepolisian Kolombia. Dari kepolisian, Nazaruddin kemudian akan diserahkan ke pihak Imigrasi Kolombia, yang selanjutnya akan mendeportasi Nazar. “Tapi saya belum tahu kapan deportasi Nazaruddin dilakukan dari Kolombia ke Indonesia,” tandasnya.

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Sumatra Utara (Sumut) Kombes Pol. Heru Prakoso mengatakan, kepolisian telah mendapatkan informasi bahwa tersangka dalam kasus dugaan korupsi Wisma Atlet SEA Games itu, berangkat ke luar negeri melalui Batam, Kepulauan Riau. "Bukan dari Medan, seperti informasi awal,” ujarnya.

Namun, Heru tidak menginformasikan lebih lengkap tentang perkembangan pemeriksaan terhadap Syarifuddin, termasuk informasi keberangkatan Nazaruddin ke luar negeri melalui Batam. "Yang mengetahui secara pasti hanya penyidik yang memeriksanya. Ini masih pemeriksan, tak mungkin kami beberkan kepada publik,” tandasnya.

Namun, kata dia, jajarannya akan terus memeriksa Syarifuddin, keponakan Nazaruddin selaku pemilik paspor yang digunakan oleh Nazaruddin. Syarifuddin sendiri mengaku terakhir kali menggunakan paspor tersebut pada 26 Juni lalu. "Kini kami perlu mengetahui kapan paspor itu mulai digunakanan Nazaruddin?," jelas pamen Polri ini.(mic/wmr/biz)



 
Berita Terkait Kasus Wisma Atlet
 
Pernyataan Yulianis, Diduga Fahri Hamzah Ikut Kecipratan Uang dari Nazaruddin
 
Elza Syarief: M Nazaruddin Akan Beberkan 30 Kasus Korupsi Baru Ke KPK
 
Lengkapi Berkas Anas, KPK Garap Angie
 
Kalah Banding di Pengadilan Tinggi, KPK Berniat Banding Hingga ke MA
 
KPK Telusuri Keterlibatan Gubernur Alex Noerdin
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]