Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Menko Perekonomian
Menko Perekonomian Minta Masyarakat Tidak Panik Hadapi Pelemahan Rupiah
Thursday 22 Aug 2013 12:54:04

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, kementeriannya akan menyelenggarakan rapat internal dengan Bank Indonesia untuk membahas melemahnya nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Hatta meminta masyarakat tidak panik karena pemerintah sudah mempunyai strategi khusus untuk memperkuat nilai mata uang rupiah. "Pesan saya nggak usah panik, kita memiliki jurus respons tapi kita tentu mengikuti terus," kata Hatta Rajasa.

Nilai tukar rupiah terus merosot. Pada hari Kamis(22/8) rupiah mencapai Rp11,027 per dolar AS atau melemah sebanyak 252 atau 2,33 persen jika dibandingkan pada Rabu (21/8)), dimana pergerakan nilai tukar rupiah mencapai Rp 10,770.

Menurut Menko Perekonomian, terkait pelemahan nilai tukar rupiah ini pemerintah telah mempersiapkan sejumlah langkah yang nantinya akan diumumkan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Jumat (23/8) besok.

“Kita sudah punya langkahnya, bagaimana kita mengatasi current account deficit kita, bagaimana kita mengatasi inflasi, bagaimana kita merespon pelemahan rupiah, bagaimana kita merespon investasi agar bisa menutup devisit dari transaksi berjalan, bagamana dengan usaha-usaha padat karya tidak boleh berhenti karenanya kita berikan beberapa insentif semua sudah dipikirkan dalam beberapa hari ini,” tuturnya.

Walaupun, Menko Perekonomian mengakui baru akan menyampaikan langkah-langkah yang akan diambil pemerintah terkait pelemahan nilai tukar rupiah ini pada Jumat, 23 Agustus, tapi beberapa action telah dilakukan oleh pemerintah.

“Action sudah berjalan, dari sisi moneter BI sudah melakukan langkah-langkah karena policy respon koordinasi kita cukup baik, dari sisi fiskal juga sudah diamankan,” katanya.(wid/hme/skb/bhc/rby)


 
Berita Terkait Menko Perekonomian
 
• Empat Pekerjaan Rumah untuk Menko Perekonomian Baru
 
• Presiden SBY Tunjuk CT Gantikan HR Jadi Menko Perekonomian
 
• Menko Perekonomian Minta Semua Importir Beras Vietnam Diperiksa
 
• Menko Perekonomian Minta Masyarakat Tidak Panik Hadapi Pelemahan Rupiah
 
• Menko Perekonomian Resmikan Kantor Bupati Gorut
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]