SAMARINDA, Berita HUKUM - Menguasai narkotika 4,6 Kg Sabu dan 540 butir pil ektasi M Syagiri (32) jalani sidang perdana pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jalan M Yamin, Samarinda pada, Rabu (25/7).
Sidang pembacaan dakwaan oleh Jaksa Yudi Satrio Nugroho,SH dari Kejaksaan Negeri Samarinda, yang dipimpin oleh ketua Majelis Hakim Henry Dunant Manuhua, SH dengan Hakim Anggota Burhanuddin, SH, MH dan Agus Raharjo, SH.
Dalam dakwaan, Jaksa Yudi mengatakan bahwa, terdakwa M Syagiri warga Perumahan Bukit Pinang Blok AK- 248 Kecamatan Samarinda Ulu, Kamis (5/4) lalu sekitar pukul 07.30 Wita, yang mengaku sebagai buruh bangunan, ia ditangkap anggota Kepolisian Polsek Samarinda Seberang karena menguasai Narkotika jenis Sabu seberat 4.665,44 gram/ brutto (4,6 Kg) dan Pil Extacy sebanyak 540 butir.
Jaksa Yudi dalam surat dakwaanya mengatakan, "terdakwa M Sagiri melakukan tindak pidana yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan atau menerima Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 (lima) gram," ujar Yudi.
Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) junto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dalam dakwaan kesatu.
Atau melakukan tindak pidana yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman beratnya melebihi 5 (lima) gram, terang Jaksa Yudi Nugroho dalam dakwaannya.
Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (2) junto Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dalam dakwaan Kedua, ujar Jaksa Yudi.
Untuk diketahui, unit Reskrim Polsekta Samarinda menyita 4,6 kg sabu senilai Rp 5 miliar bersama 3 orang pelaku yang diamankan M Syagori dan dua diantaranya perempuan, Amanda (23) dan Suryati (47) yang tinggal di Samarinda Seberang.
Selain tersangka Syagiri yang diduga kuat merupakan bandar besar beserta barang bukti sabu berasal dari Banjarmasin seberat 4,6 Kg turut disita juga uang tunai Rp 4 juta dan 540 butir Inek, serta 5 unit telepon selular.
Sebagaimana dibeberkan Kapolres Samarinda kepada wartawan, saat penangkapan mengatakan, modusnya Ineks jadi serbuk karena dihancurkan, lalu masuk kapsul. Dua bandar dan pengedar serta 1 kurir, ketiganya terancam hukuman mati.(bh/gaj) |