Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Muhammadiyah
Menag Resmikan Rusunawa Ponpes Modern Al-Kausar Muhammadiyah Harau
2017-11-10 03:06:16

Rusunawa Pondok Pesantren Modern Al-Kausar Muhammadiyah, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat .(Foto: Istimewa)
PADANG, Berita HUKUM - Peresmian rumah susun sewa (rusunawa) milik pondok pesantren modern Al-Kausar Muhammadiyah Harau, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat dilakukan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Rabu (8/10).

Pimpinan Pesantren Al-Kausar Muhammadiyah mengatakan persiapan peresmian ini memakan waktu yang cukup lama. "Alhamdulillah dengan kerja keras dari seluruh panitia, akhirnya peresmian rusunawa milik pondok pesantren modern Al-Kausar Muhammadiyah dapat terlaksana dengan lancar," ujarnya.

Dalam peresmian ini terdapat beberapa rangkaian acara, diantaranya seminar parenting dengan orang tua santri, kemudian dilanjutkan tabligh akbar oleh Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti, dan dilanjutkan dengan peresmian rusunawa oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin.

Dalam sambutannya, Lukman mengatakan pendidikan yang berbasis pondok pesantren adalah pendidikan yang asli ciri khas Indonesia. Ia berharap pondok pesantren modern Al-Kausar Muhammadiyah mampu menciptakan santri-santri yang berkualitas dan ikut memajukan tujuan kementrian agama Indonesia.

"Saya sangat mengapresiasi pendidikan di pondok pesantren. Saya juga berterima kasih karena diminta untuk meresmikan rusunawa yang merupakan fasilitas penunjang dalam kehidupan pesantren. Semoga Al-Kautsar Muhammadiyah mampu menciptakan lulusan yang 100% muslim dan 100% Indonesia karena Pesantren adalah ciri khas asli pendidikan Indonesia," ungkapnya.

Acara peresmian rusunawa ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Agama dan potong pita didepan pintu masukserta meninjau lokasi rusunawa yang nantinya akan digunakan sebagai asrama untuk para santri.

Rusunawa PPM Al-Kautsar dibangun diatas lahan seluas 6.000 meter persegi, empat tingkat dan bangunannya seluas 2.494 meter dan rampung bulan Oktober lalu dengan alokasi anggaran Rp11 miliar.

Untuk fasilitas Rusunawa ini dilengkapi dengan mobiler seperti kasur, dipan dan lemari. Jumlah kamar rusunawa sebanyak 12 unit terdirisari 6 kamar besar dan 6 kamar kecil. Satu kamar besar diisi 22 santri dan satu kamar kecil diisi 14 santri. Lantai 1 sampai 3 untuk hunian, sedangkan lantai 4 khusus tempat cucian dan jemuran.(Syifa/nw/muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Muhammadiyah
 
• Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
 
• Kalender Hijriah Global Tunggal: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah
 
• Jusuf Kalla Sebut Pikiran Moderat Haedar Nashir Diperlukan Indonesia
 
• Tiga Hal yang Perlu Dipegang Penggerak Persyarikatan Setelah Muhammadiyah Berumur 111 Tahun
 
• 106 Tahun Muhammadiyah Berdiri Tegak Tidak Berpolitik Praktis, Berpegang pada Khittah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]