Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Jokowi
Melawan 11 Dukungan Parpol, Jokowi Berharap Kejutan Pada Rakyat
Saturday 25 Aug 2012 22:32:08

Joko Widodo, Cagub DKI Jakarta (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Banyaknya dukungan yang mendukung pesaing Jokowi pada putaran kedua Pemilukada DKI Jakarta, Jokowi menyatakan dirinya takut terhadap kepungan tersebut. Hal ini dinyatakannya dalam acara halal bihalal di kantor Sekretariat Tim Kampanye Jokowi - Basuki, Jalan Borobudur No. 22 Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/08).

Ketika ditanya wartawan seputar strategi khusus untuk melawan kepungan 11 partai itu, Wali Kota Solo ini mengaku tidak memiliki strategi untuk melawan itu. Bahkan, Jokowi pun enggan menyebut diserang kumpulan partai besar, seperti layaknya serangan fisik.

“Kita memang betul - betul dikeroyok dan betul - betul dikepung. Ingat, 18 persen sama dengan 83 persen loh, Hati - hati ya kan. Jadi nanti kalau rakyat sudah bergerak, ya tidak tahu nanti", paparnya.

Ketika ditanya seputar kemungkinan menang, Jokowi memaparkan, "Ya, nanti kita buktikan saja.”
Pecinta musik - musik cadas ini berharap pada kejutan rakyat semata.(bhc/frd).


 
Berita Terkait Jokowi
 
• PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
 
• Usai Resmi Ditahan, Hasto Minta KPK Periksa Keluarga Jokowi
 
• Jokowi Bereaksi Usai Connie Bakrie Sebut Nama Iriana,Terlibat Skandal Pejabat Negara?
 
• PKS Minta Jokowi Lakukan Evaluasi, Tak Sekadar Minta Maaf
 
• PKB Sebut Selain Minta Maaf, Jokowi Juga Harus Sampaikan Pertanggungjawaban
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]