Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Gerakan Anti Korupsi
Melalui Seni Kita Bisa Menghentikan Korupsi
Saturday 07 Mar 2015 21:35:24

Seni Lawan Korupsi (Foto: BH/rat)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam dua bulan terakhir, upaya pemberantasan korupsi di Indonesia mendapat serangan bertubi-tubi dari berbagai penjuru. Puncaknya adalah ketika para pimpinan dan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengalami kriminalisasi yang berujung pada pelemahan institusi anti rasuah tersebut.

Perang opini pun bermunculan baik di jalan-jalan maupun di laman media sosial. Untuk memetakan pertarungan melawan kejahatan korupsi, publik perlu dibangunkan dan digerakan untuk bersama melawanya.

Sebagai salah satu ikhtiar memberantas korupsi, Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) dan Koalisi Seni Indonesia (KSI) bersama 32 lembaga seni di Jakarta akan mengelar serangkaian aktivitas kesenian sebagai awal dari upaya yang berkesinambungan, seperti pertunjukan musik, pameran seni rupa, wayang orang stand up comedy, pembacaan puisi, dramatic reading, pemutaran film dokumenter yang keseluruhannya memiliki benang merah yakni dukungan terhadap pemberantasan korupsi.

Dengan menggunakan data studi dari beragam sumber, seni digunakan untuk membedah anatomi korupsi untuk membangun kesadaran betapa penting untuk membaratasnya, hingga ke akar kebudayaan kita.

Program berkesinambungan ini, bertajuk #SeniLawanKorupsi, diluncurkan pada Kamis (5/3) pukul 12.00 Wib sd 22.00 Wib di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Beragam acara seni akan diisi antara lain, Butet Kartaredjasa, Agus Noor, Wayang Orang Bharata, Kineforum DKJ, Pabrikultur, Ruangrupa, Serum, Card-to Psot, Creative Cricle Indonesia dan banyak lagi, yang didukung rururadio dan Aline TV sebagai rekan media.

Dalam kegiatan #SeniLawanKorupsi, para seniman yang berpartisipasi dalam acara ini juga akan mendeklarasikan gerakan #SeniLawanKorupsi. Selain itu, Komisioner KPK non aktif Bambang Widjojanto juga akan membacakan Orasi Darurat Korupsi ; “Anatomi Korupsi dan Biaya Sosial yang Mahal”.

Perlawanan para seniman ini berbasis aktivisme dan sifat probono; dan berkesinambungan dalam jangka panjang, dilakukan oleh perseorangan maupun secara kolektif. Perlawanan serupa diharapkan juga dilakukan oleh seniman lintas generasi dan lintas bidang seni diberbagai kota di Indonesia. (bhc/rat)


 
Berita Terkait Gerakan Anti Korupsi
 
Stranas PK Luncurkan 15 Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2023-2024
 
Guru Ngaji Doakan Keselamatan Firli, Diminta Pantang Mundur Berantas Korupsi
 
Cegah Korupsi Sektor Politik Melalui Sistem Integritas Partai Politik (SIPP)
 
Firli Bahuri: Bahaya Laten Korupsi Harus Diberantas Sampai ke Akarnya
 
MA Respon Saran KPK, Perkuat Kolaborasi Cegah Korupsi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]