Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Buku
Melalui Buku, Direktur Eksekutif CISS Apresiasi 4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK
2018-10-26 18:19:51

Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS) Ngasiman Djoyonegoro.(Foto: BH/mos)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam rangka mengapresiasi kinerja dan capaian empat tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS) Ngasiman Djoyonegoro memberikan bentuk sumbangsih pemikirannya melalui buku 'Indonesia Optimis : Indonesia Kerja, Indonesia Maju'.

Hal itu disampaikan dalam acara launching dan bedah buku karyanya tersebut di Balairung Kirana, Hotel Kartika Chandra, Jakarta pada, Jumat (26/10).

"Kita tidak bisa memandang dari kacamata Jakarta saja tapi pelosok Indonesia timur, tengah dan barat terutama di daerah Papua, mengenai testimoni kepala daerah tentang kemajuan dan rasa kebanggaan terhadap pemerintahan Jokowi," ujar Ngasiman, Jumat (26/10).

Melalui karyanya itu, Ngasiman berharap agar pihak-pihak yang selama ini merasa pesimis terhadap pemerintahan Jokowi-JK, untuk mengubah landasan berfikirnya menjadi lebih optimis."Indonesia optimis adalah narasi yang perlu dibangun demi Indonesia yang lebih sejahtera," kata dia.

Dia juga menyebut era pemerintahan Jokowi-JK, Indonesia sudah berada pada jalur yang benar dan tepat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045."Masyarakat makin optimis bahwa Indonesia bisa menjadi negara maju dan menjadi kampiun di kawasan Asia Pasifik menyusul Amerika Serikat dan China" jelasnya.

Diketahui, buku 'Indonesia Optimis : Indonesia Kerja, Indonesia Maju' ini terdiri dari sembilan bagian, diantaranya bahasan mengenai pemikiran Indonesia harus optimis, revolusi mental, landasan komitmen konstitusional, penegakkan hukum di era pemerintahan Jokowi-JK, terobosan-terobosan tentang pelayanan publik.

Lalu bagian selanjutnya, pembahasan tentang pembangunan infrastruktur, kedaulatan ekonomi rakyat, upaya pemerintahan Jokowi-JK membangun Indonesia, ulasan tentang soliditas TNI-Polri dalam menjaga NKRI dan rekomendasi pasca Nawacita. (bh/mos).

Turut hadir dalam acara ini, Pengamat politik dan keamanan CISS J. Kristiadi, Staf Ahli Kepala BIN Wawan Hari Purwanto, Ketua Umum Sedulur Jokowi Prof. Paiman Rahardjo dan Ketua Umum Ikatan Ahli Manajemen Proyek Indonesia (IAMPI) Hari G Soeparto.(bh/mos)


 
Berita Terkait Buku
 
Ahmad Basarah Nilai Buku 'Catatan Merah' Karya Guntur Soekarno Penting Dibaca Generasi Milenial
 
Fahri Hamzah Luncurkan Buku 'Arah Baru Kebijakan Kesejahteraan Indonesia'
 
Kata-Kata Harus jadi Instrumen Politisi
 
Fadli Zon Luncurkan Buku 'Strengthening The Indonesian Parliamentary Diplomacy'
 
Ma'rufnomics: Pemikiran KH Ma'ruf Amin tentang Ekonomi Baru Indonesia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]