Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Demo Buruh
May Day 2013, Bukti Kemenangan Kaum Buruh dan Rakyat
Wednesday 01 May 2013 13:23:38

Beberpa Elemen Buruh Mulai Memadati Ruas Jalan di Jakarta.(Foto: BeritaHUKUM.com/rat)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam rangka May Day Rabu (01/05) berlangsung aksi Unras dibundaran HI di Jl. M.H.Thamrin Jakpus dari MPBI ( Majelis Pekerja Buruh Indonesia )

Dipimpin oleh sdr : Said Iqbal ( Presiden KSPI ), Andi Gani Nena Wea ( Presiden KSPSI ).

Dengan jumlah masa : -+ 2500 orang dan masih terus bertambah.

Adapun Pernyataan sbb :

1. Menolak kenaikan harga BBM : karena berdampak pada naiknya harga - harga kebutuhan dasar masyarakat, yg akan mengakibatkan daya beli buruh & masyarakat umum menurun. Kenaikan 30% tersebut tentunya memberatkan buruh, karena rata - rata kenaikan upah buruh hanya Rp.200,000, terkecuali, kecuali dikota - kota besar saja yg mencapai Rp.300.000 s/d Rp.800.000. Disisi lain MPBI melihat pemerintah tdk pernah serius untuk mengatasi permasalahan BBM, janji untuk membangun infrastruktur, nyatanya tidak pernah dilakukan dengan maksimal, dan tidak berdampak langsung terhadap kesejahteraan buruh.

2. Terkait upah minimum :

A. MPBI Menuntut revisi Permenaker 13/2012 mengenai kebutuhan hidup layak ( KHL ) dan KSPI menyatakan sikap menolak upah murah yg ada di indonesia, karena :

- Saat ini upah minimum yg ada, masih banyak dibawah KHL ( Kebutuhan Hidup Layak ), seperti Bali hanya 55,79 %, Maluku utara 70,31%, Maluku 73,33%, Gorontalo 76,32% dan Kalbar 75,56%.

- Berdasarkan data statistik upah minimum di asia dan sekitarnya thn 2013, upah minimum di indonesia masih lebih rendah dibanding negara Asean.

- Jumlah item KHL sebanyak 60 item belum merepresentasikan kebutuhan rill pekerja lanjang, yg jumlahnya minimal 84 item.

- Secara prosedur penetapan UMP msh ada kelemahan :

a. Survey upah hanya sampai bulan september thn sblmnya,seharusnya memasukan regresi ( proyeksi ) hingga akhir thn.

b. Survey KHL thn ini dipergunakan utk upah thn depan, seharusnya juga memasukan proyeksi inflansi dan pertumbuhan ekonomi.

B. MPBI Menolak ijin penangguhan upah minimum yg non prosedural oleh Gubernur dan tdk sesuai dgn Kepmen 231.(bhc/rat)


 
Berita Terkait Demo Buruh
 
Penahan 3 Mahasiswa Undip Diharapkan Diselesaikan Melalui Restorarive Justice
 
Satuan Pamwal Ditlantas Polda Metro Lakukan Pengamanan Demo Buruh dengan Cara Ini
 
Temui Massa Aksi Demo, Sufmi Dasco Janji Perjuangkan Aspirasi Buruh
 
Buruh Akan Tetap Demo Besar-besaran 30 April Kepung DPR, Gak Peduli Pandemi Covid-19
 
Rizal Ramli: Wasit Tidak Adil, Perlu Audit Forensik Komputerisasi KPU dan Bisa Kena Pidana 4 Tahun
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]