Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
GP Ansor
Masyarakat Harus Lihat Peluang Baik dalam Penggunaan Teknologi Informasi
2018-10-16 10:45:38

Sarasehan 'Hoax Ancaman Kerukunan yang Nyata Jelang Pilpres 2019'.(Foto: Istimewa)
SEMARANG, Berita HUKUM - Teknologi informasi yang terus berkembang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif, bukan malah sebagai sarana untuk memperoleh keuntungah dengan cara maupun metode yang melanggar aturan.

Demikian disampaikan Entrepeneur IT Tyovan Ari Widagdo dalam sarasehan bertajuk 'Hoax, Ancam Kerukunan yang Nyata Jelang Pilpres 2019' yang diadakan PW GP Ansor Jawa Tengah di Hotel Metro Semarang, Rabu pekan lalu.

"Peluang penggunaan IT ke depan, masyarakat harus melihat peluang baiknya disitu tetapi juga harus dengan mekanisme yang benar," ujarnya di lokasi.

Dijelaskannya juga terkait penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian yang semakin marak terlebih pada tahun politik sekarang ini, eksistensi media dalam pencegahan hoax merupakan sebuah hal yang strategis.

"Peran media menjadi sangat penting, masyarakat harus paham akan hal itu, sehingga dibutuhkan kejelian dalam melihat pemberitaan yang dibuat oleh media yang seperti apa," katanya.

Selain itu, kata dia, pencegahan dan antisipasi beredarnya berita bohong juga patut didukung oleh kompetensi yang harus terus ditingkatkan dengan baik, dari sisi pembuat berita yaitu media dan terhadap pembaca berita yakni khalayak atau masyarakat.

"Kalau tidak diimbangi dengan pengetahuan dan kejujuran akan sangat berdampak negatif. Seperti hoax, ujaran kebencian dan sara," jelasnya.(bh/mos)


 
Berita Terkait GP Ansor
 
Ketum GP Ansor Sebut Tak Pernah Bubarkan Pengajian Ustadz Syafiq Riza Basalamah
 
Ketua Umum GP Ansor, Gus Yaqut: Jika Terbukti Bupati Fahmi Massiara HTI Jangan Dipilih
 
Pernah Tolak UAS, Ketua GP Ansor Jepara Terciduk Bawa Bini Orang ke Hotel
 
Masyarakat Harus Lihat Peluang Baik dalam Penggunaan Teknologi Informasi
 
GP Ansor Gelar Kirab Satu Negeri 2018
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]