Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Bangsa
Masuki Tahun Politik, Perlunya Persatuan antar-Elemen Bangsa
2018-08-21 20:32:19

Anggota Komisi VIII DPR Khatibul Umam Wiranu.(Foto: Dok/mr)
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi VIII DPR Khatibul Umam Wiranu menyerukan, memasuki tahun politik 2018-2019 ini, perlunya persatuan antar-elemen bangsa secara hakiki. Menurutnya, persatuan tidak boleh hanya menjadi jargon, slogan dan idiom, tapi harus konsekuen dilaksanakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Para elit politik, pemimpin lembaga negara, agamawan dan tokoh masyarakat agar menjadi tauladan bagi rakyat dengan sikap yang beradab dan berakhlak," kata Khatibul dalam rilis yang diterima Parlementaria, Senin (20/8)

Politisi Partai Demokrat ini mengharapkan, perlunya mewaspadai upaya gerakan provokatif dengan berbagai lebel seperti yang terjadi di Papua dengan adanya proklamasi negara federasi Papua Barat.

Pemerintah harus tetap melakukan langkah persuasif dengan jalur dialog yang konstruktif dan inklusif sembari terus melakukan perbaikan kualitas hidup masyarakat yang berkeadilan khususnya di wilayah Indonesia Timur dan daerah terdepan di perbatasan.

"Kepada para pendukung pasangan capres-cawapres, partai politik, tokoh politik diminta agar tetap bersikap dewasa dalam unggahan di media sosial. Bersikaplah sekadarnya saja kepada pihak yang didukung maupun pihak yang tidak didukung. Bijak dalam menggunakan media sosial untuk menciptakan iklim kondusif di media sosial," tekan dia.

Lebih lanjut ia meminta, HUT ke-73 Kemerdekaan RI ini harus dijadikan momentum bagi penyelenggara negara untuk menunaikan cita-cita para pendiri bangsa untuk menghadirkan kesejahteraan bagi setiap jiwa yang tinggal di bumi pertiwi dengan tanpa diskriminasi dan pilih kasih. Praktik-praktik diksriminatif di bidang hukum, ekonomi dan sosial masih mudah dijumpai di lapangan, harus segera dihilangkan.

Sedangkan kepada penyelenggara negara, dituntut untuk menghadirkan kebijakan publik yang mengedepankan kebaikan bagi banyak orang tanpa tendensi kepentingan kelompok dan golongan.

"Persoalan-persoalan yang muncul di tengah masyarakat seperti persoalan lapangan pekerjaan, harga sembako harus menjadi perhatian serius pemerintah karena menyangkut persoalan mendasar rakyat." kata politisi dapil Jateng itu.(mp/sf/DPR/bh/sya)



 
Berita Terkait Bangsa
 
• Indonesia Akan Maju Jika Jiwa Berkarya dan Ingin Bermanfaat Jadi Karakter Bangsa
 
• Nasionalisme Iptek dan Riset Berbasis Keanekaragaman Hayati Diperlukan Untuk Kemajuan Bangsa
 
• Bangsa Terbelah, Ini Menyedihkan
 
• Bangsa Yang Dikepung Masalah
 
• Refleksi Akhir Tahun 2019 Warganet: Indonesia Sudah 'On The Track' Menuju Bangsa Maju
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]