Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilpres 2014
Marthen: Saya Masih Menunggu Keputusan Dewan Pimpinan Pusat
Monday 29 Oct 2012 23:56:43

Anggota DPR RI Zainudin Amali dan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo ketika menghadiri Rapimnas IV Golkar di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (29/10).(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM – Partai Golongan Karya yang menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) IV di hotel Borobudur sejak siang tadi, Senin (29/10) masih berlangsung hingga malam ini. Rapimnas IV ini secara resmi dibuka oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie yang saat ini dengan inisial ARB, yang sebutan akrabnya dipanggil Ical.

Ketua Panitia Rapimnas, Mahyudin mengatakan, “Rapimnas ini membahas strategi pencalonan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden. Selain itu Rapimnas turut mengulas persoalan internal partai untuk melakukan konsolidasi pada pemenangan pemilu 2014".

Hal senada diutarakan Anggota DPR RI Zainudin Amali, "Ya jelas, Rapimnas ini termasuk untuk memenangkan Aburizal Bakrie sebagai Presiden. Saya sendiri jelas mendukung Aburizal Bakrie, itu pasti," kata Zainudin.

Sementara itu Ketua Dewan Provinsi Gorontalo, Marthen Taha yang ikut menghadiri Rapimnas mengatakan, “DPD I yang diundang sebagai peserta. Saya diundang sebagai pendukung Bang Ical, untuk mendengarkan materi-materi, sekaligus untuk konsolidasi strategi memenangkan Bang Ical sebagai Presiden RI. Saya berjuang 60 persen suara Bang Ical dari Kota Gorontalo,” kata Marthen.

Disinggung mengenai makin mengemuka namanya sebagai Calon Walikota Gorontalo dari Partai Golkar, Marthen mengatakan, “Belum ada keputusan DPP, masih menunggu keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar,” ujarnya.(bhc/mdb).


 
Berita Terkait Pilpres 2014
 
Jelang Pilpres, Bang Yos 'Nyekar' ke Asta Tinggi
 
Bupati Gorontalo Minta Dahlan Gandeng Bupati Kutai Timur Kepilpres
 
Pilpres 2014, Jika Tanpa Jokowi Bukan Pemilu
 
Politisi Narsis, Jalankanlah Politik Etis
 
Jelang Pilpres 2014, Idham: Partai Tidak Mau Kalah Start
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Akademikus kritik narasi optimisme pemerintah: Jauh dari realitas, minim empati
Batal jadi ibu kota, CBA desak Kejagung usut proyek IKN yang habiskan anggaran Rp75,8 triliun
Untitled Document

  Berita Utama >
   
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas
Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]