Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Duka Cita
Manusia Pertama ke Bulan, Neil Armstrong Meninggal Dunia
Sunday 26 Aug 2012 04:03:13

Pendaratan Manusia pertama di Bulan, Neil Alden Armstrong (Foto: Ist)
AMERIKA, Berita HUKUM - Dunia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Manusia pertama yang mampu menapakkan kaki di bulan, Neil Armstrong meninggal dunia. Astronot pertama legendaris asal Amerika Serikat yang sukses pergi ke bulan denga menumpang pesawat Apollo 11 ini menyerah kepada komplikasi penyakit dari gangguan pada jantung yang selama ini dia alami.

Seperti yang dilansir oleh CBS News, pria yang dikenal dengan pernyataan 'That's one small step for (a) man, one giant leap for mankind' saat pertama kali menginjakkan kakinya di bulan pada 20 Juli 1969 tersebut meninggal di usia 82 tahun. Pernyataan wafatnya Neil Alden Armstrong dirilis oleh keluarga besarnya tanpa menyebutkan kapan dan di mana dirinya meninggal dunia.

Neil Armstrong bersama kedua rekannya, Buzz Aldrin dan Mike Collins dipilih oleh NASA untuk melakukan misi terbesar dalam sejarah peradaban manusia tersebut sekaligus merealisasikan mimpi Presiden Amerika Serikat kala itu, John F Kennedy yang sebelumnya mencanangkan rencana tersebut delapan tahun sebelumnya.

Armstrong berbintang Gemini lahir di Ohio, Amerika Serikat, 5 Agustus 1930 ini dikenal sebagai pria yang tenang dan periang. Beberapa hari jelang misi peluncuran manusia ke bulan, Armstrong menjadi pahlawan NASA saat peluncur roket Apollo 11 macet. Dengan tangan dinginnya, pesawat luar angkasa tersebut berhasil melakukan pendaratan darurat di lautan pacific. Waktu di angkasa 8 hari, 14 Jam 12 menit 31 detik.

Salah satu momen yang tak mungkin dilupakan oleh manusia sejagad adalah saat Armstrong melakukan sambungan radio pertama di bulan kepada NASA lewat kalimat legendaris 'Houston, Tranquility Base here. The Eagle has landed.' sebelum keluar untuk menancapkan bendera Amerika Serikat di tanah bulan. Sejak itu, Neil Armstrong di kenal sebagai bapak antariksa dunia.

Armstrong sebelumnya sempat menjalani operasi bypass jantung awal bulan ini, dua hari setelah ulang tahunnya ke-82 di tanggal 5 Agustus. Armstrong menjalani operasi untuk menghilangkan sumbatan pada empat arteri koronernya.

Sebagai pimpinan misi Apollo 11, Armstrong menjadi manusia pertama yang menginjakkan kaki di bulan, tepatnya pada 20 Juli 1969. Saat menginjakkan kaki di permukaan yang berdebu itu, Armstrong mengatakan, "Ini satu langkah kecil untuk satu orang, tapi ini lompatan raksasa bagi umat manusia."

Kata-kata ini kemudian menjadi salah satu kutipan paling terkenal dalam bahasa Inggris.

Dalam sebuah pernyataannya, Armstrong pernah berkata bahwa pendaratan di bulan yang dia lakukan tersebut tidak semata-mata hanya terikat untuk planet bumi melainkan pengetahuan yang semakin meluas untuk menjelajah antariksa. "Dalam pandanganku, penghargaan terpenting dari kesuksesan Apollo tidak selamanya berhubungan erat dengan planet ini dan visi kita untuk melihat ke depan. Karena kesempatan kita untuk menjelajah sangat tak terbatas." pandang Armstrong. Selamat Jalan, Neil.(rpb/hai/bhc/sya)


 
Berita Terkait Duka Cita
 
• Muhammadiyah Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Kiai Muhammad Jazir
 
• Haedar: Terima Kasih Kepada Semua Pihak yang Mencintai Buya Syafii Maarif dengan Segala Dukungan
 
• Polres Pelabuhan Tanjung Priok Berduka, AKP Rumani Purba Meninggal Dunia
 
• Salim Segaf Berduka atas Wafatnya Habib Saggaf Ketua Utama Perguruan Al-Khairaat
 
• Jaksa Penuntut pada Kasus HRS Dipanggil Allah SWT Hari Ini
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]