Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Amerika Serikat
Mantan Presiden AS, George HW Bush 'akan Memilih Hillary Clinton'
2016-09-22 10:33:37

Mantan presiden AS, George HW Bush dan istrinya Barbara belum memberikan dukungan pada calon presiden AS, Donald Trump.(Foto: Istimewa)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Mantan presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, George HW Bush akan memilih calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton, pada pemilihan presiden bulan November mendatang, lapor situs berita AS Politico.

Bush diduga mengatakan ha itu kepada Kathleen Kennedy Townsend, keponakan mendiang mantan Presiden AS, John F Kennedy.

Kantor mantan presiden AS itu belum mengonfirmasi laporan tersebut dan seorang jurubicaranya mengatakan tengah mengecek kebenaran kabar itu.

Bush, presiden Amerika Serikat 1989 -1993, tidak mendukung calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump.

Anak-anaknya juga tidak mendukung Donald Trump, baik George W Bush, yang juga bekas presiden, maupun Jeb Bush, bekas gubernur Texas yang gagal mengalahkan Trump di pemilihan-pemilihan pendahuluan partai.

Kandidat Partai Republik lain yang gagal, Ted Cruz dan John Kazich juga tak mendukung Trump.

Kennedy Townsend, perempuan yang merupakan mantan wakil Gubernur Maryland, mengunggah sebuah foto di Facebook yang memperlihatkan pertemuannya dengan George HW Bush.

Dalam foto tersebut tertulis: "Presiden mengatakan kepada saya dia akan memberikan suara untuk Hillary!"

Namun, juru bicara Bush menanggapinya dengan hati-hati.

"Tentang laporan bagaimana @GeorgeHWBush akan memberikan suaranya tahun ini, belum jelas apakah ada yang bisa dan membuktikan ucapan Kathleen Kennedy Townsend. Kami masih mengeceknya. Tak usah ambil kesimpulan dulu."(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Amerika Serikat
 
DPR AS Lakukan Pemungutan Suara untuk Makzulkan Biden
 
Amerika Serikat Lacak 'Balon Pengintai' yang Diduga Milik China - Terbang di Mana Saja Balon Itu?
 
Joe Biden akan Mengundang Para Pemimpin Indo-Pasifik ke Gedung Putih
 
AS Uji Rudal Hipersonik Mach 5, Lima Kali Kecepatan Suara
 
Sensus 2020: Masa Depan Populasi AS Bercorak Hispanik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]