Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Korupsi Honorarium
Mantan Pimpinan DPRD Ajukan Banding
Monday 01 Oct 2012 14:13:45

Pengadilan Negeri Serang (Foto: Ist)
CILEGON, Berita HUKUM - Tiga terdakwa kasus dugaan korupsi honorarium ganda anggota DPRD Cilegon 2006 yang dinyatakan bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Serang melakukan upaya banding.

Berkas bandingnya kini telah diterima Pengadilan Tinggi Banten pekan kemarin. Ketiga terdakwa itu adalah Dimyati Sujai Abu Bakar (mantan Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon), Fatullah Syam’un (mantan Ketua DPRD Kota Cilegon), dan Bahri Syamsu Arif (mantan Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon). “Kami sudah menerima berkas banding ketiga terdakwa tersebut”,l kata Syahroni, JPU dari Kejari Cilegon.

Dalam amar putusan Pengadilan Negeri Serang, ketiganya divonis bersalah dengan hukuman masing - masing satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta. Saat itu, Majelis Hakim yang diketuai Annastacia Tyas menyatakan, ketiganya terbukti secara bersama - sama melakukan tindak pidana korupsi seperti diatur dalam Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 / 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 / 2001 dan jo Pasal 55 ayat (1) ke - 1 KUHP.

“Vonisnya lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni Dimyati dituntut 2,5 tahun, dan Fatullah Syamun serta Bahri Syamsu Arif dituntut dua tahun tiga bulan. Mereka juga dituntut mengembalikan uang negara. Dimyati Rp 55.207.500, Fatullah Syamun sebesar Rp 58.437.500, dan Bahri Syamsu Arif sebesar Rp 57.502.500”, jelas Syahroni.

Informasi ini dibenarkan panitera muda tipikor Pengadilan Tipikor Serang Anton Praharta. “Sekarang perkaranya ada di PT Banten, sudah kami limpahkan”, ucapnya singkat.(dwi/kjs/bhc/rby)


 
Berita Terkait Korupsi Honorarium
 
Mantan Pimpinan DPRD Ajukan Banding
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]