Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Aceh
Managemen RSCM: 'Kami Masih Takut Tak Mampu Bekerja'
Tuesday 28 May 2013 15:14:47

Hj. Lidya Bidasari Siregar SE, saat di wawancara awak media di ruang kerjanya.(Foto: BeritaHUKUM.com/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Rumah Sakit Umum Cut Mutia ( RSCM ) Langsa Aceh, Rumah sakit umum milik PT. Perkebunan Nusantara 1 ( PTPN 1), saat ini dalam masa penjajakan untuk naik ke Tipe C, saat ini rumah sakit yang bernaung di bawah payung Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut, akan menjadi anak perusahaan PTPN 1 dan memiliki badan hukum sendiri.

"Hal tersebut di sampaikan Managemen Rumah Sakit Cut Mutia ( RSCM ) Langsa, Hj.Lidya Bidasari Siregar SE, pada awak media ini di ruang kerjanya, Selasa (28/5), Menurut Hj. Lidya, RSCM saat ini dipimpin Drg.Cut Keumala, memiliki fasilitas 100 Bed tempat tidur.

Lidya menambahkan saat ini RSCM memiliki, 5 orang Dokter, (2 dokter tetap dan 3 dokter pembantu), yang akan segera dihonorkan, dan dibantu 26 dokter Spesialis (Dokter konsultant), ke 26 dokter consultant tersebut gajinya murni dari para pasien.

Hal ini di sampaikan Hj. Lidya terkait kedatangan TIM Badan Upaya Kesehatan (BUK) Jakarta beberapa waktu yang lalu, mengingat Kos para medis yang terlalu mahal, Namun kami sangat berharap Pihak BUK dapat menyetujui, dan memberikan akretasi terhadap RSCM dari Tipe D ke Tipe C.

Saat ini RSCM hanya dapat Suppotr Dana dari PTPN, dan pada tahun 2014 akan berubah menjadi Badan Pelayanan Jasa Sosial ( BPJS ), dan kita sangat berharap kedepan RSCM untuk menjadi Rumah sakit rujukan ternama di Kota Langsa," lanjut Hj. Lidya lagi.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh
 
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
 
• Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
• Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
• Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
• Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]