Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Mahfud MD
Mahfud MD Berharap Warga NU Kembali ke PKB
Monday 25 Nov 2013 00:27:47

Ilustrasi. Dalam acara Jumpa Mahfud MD dan Book Signing peluncuran Buku Biografi di Gramedia Pondok Indah.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, berharap agar warga Nadhlatul Ulama (NU) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bisa bersatu kembali seperti saat PKB dipimpin oleh mantan Presiden RI ke 4, Alm. K.H.Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

"Prinsip PKB sebagai alat resmi kegiatan politik NU harus dihidupkan, seperti (tahun) 1999 kalau bisa kembali tahun 71 dan 55. Jadi, kita kembali ke PKB,” imbuh Mahfud, di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Minggu (24/11).

Mahfud MD mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini juga berharap, warga Nahdliyin dapat menjadikan PKB sebagai kendaraan politiknya, tanpa ada perpecahan.

“Jadi, kita kembali ke PKB. PKB harus rujuk dan NU rujuk ke PKB," harapnya.

Mahfud lalu mencontohkan, apa yang pernah disampaikan almarhum Gus Dur mengenai arti demokrasi, termasuk didalam Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Menurutnya, ada 2 poin penting dari pernyataan almarhum Gus Dur. Pertama ungkap Mahfud, NU percaya demokrasi, “Bahwa negara akan maju kalau demokrasi berkembang dengan baik,” jelasnya.

"Kedua, tidak akan demokrasi berjalan dengan baik bila tidak ada pluralisme. Pluralisme itu fakta," pungkas Pria kelahiran Sampang Madura, Jawa Timur tahun 1957.(bhc/dar)


 
Berita Terkait Mahfud MD
 
Alasan Mahfud MD Terima Permintaan Prabowo Gabung dengan Komisi Reformasi Kepolisian
 
Mahfud MD Tetap Maju pada Bursa Capres dan Cawapres
 
Mahfud MD Capres Pilihan Santri
 
Mahfud MD Luncurkan Buku: 'Bersih dan Membersihkan'
 
Mahfud MD: Ada 3 Gerakan Berbahaya Beroperasi di Indonesia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]