Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Aceh
Mahasiswi Akbid Dinkes Aceh Babak Belur Dihajar Oknum Petugas RSUD Langsa
Monday 09 Dec 2013 19:12:29

Marhamah (21 tahun) di dampingi Ibunya Mariani saat di wawancara awak media, di Pada Ruang Kecelakaan Rumah Sakit Umum Daerah Langsa.(Foto: BH/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Marhamah (21 tahun) warga Paya Bujok Tengoh Kecamatan Langsa Barat, Mahasiswi Semester (V) tingkat (III) pada Akademi Kebidanan (Akbid) Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh, babak belur di hajar oknum petugas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa, Aceh.

Marhamah di bal-bal oknum petugas ruang paru-paru, saat melakukan Praktek Kerja Klinik (PKK), kejadiannya bermula pada, Kamis (5/12) sekitar pukul 7:00 Wib, di ruang Poli Anak rumah sakit tersebut.

Menurut Marhamah di dampingi ibunya Mariani, Senin (9/12), pada awak media ini mengatakan pada saat kejadian, Oknum petugas Ruang paru paru Mariana, anaknya sakit di rawat di rumah sakit tersebut.

"Anak oknum petugas Poli paru paru tersebut, dirawat pada ruang poli Anak kesal lambat mendapatkan pelayanan, Mariana mengambil jarum suntik dan obat yang ada di meja, kemudian menyuntik anaknya, kemudian anak dari oknum petugas tersebut mengalami kejang kejang," ujar Marhamah.

Setelah puas melampiaskan kemarahannya, Mariana meninggalkan Korban dalam keadaan setengah pingsan, kemudian Korban di bawa ke Apotik Agung tempat Dokter Sri melakukan praktek umum. Dan atas anjuran dokter Sri, Marhamah, saat ini di rawat pada ruang kecelakaan RSUD Langsa.

Orang tua Korban sangat menyayangkan arogansi Mariana, oknum petugas pada ruang poli paru paru, yang seharusnya bisa memberikan contoh yang baik bagi mahasiswa/i yang melakukan Praktek Kerja Klinik (PKK), bukan malah mengajari kekerasan, dan hingga saat ini belum ada itikad baik baik pelaku maupun keluarga untuk melihat Korban.

Kepala pelayanan medis yang juga Ketua Ikatan Dokter (IDI) Kata Langsa Dokter Doly saat di mintai keterangan mengatakan, "saya belum tau kejadian itu, lansung saja tanya ke Direktur. Direktur RSUD Langsa Dokter Herman, saat di minta tanggapannya mengatakan, "temui saja Bu Dahniar".

Sementara, Wakil Direktur bidang Pelayanan Medis RSUD Langsa Dokter. Dahniar M. Kes saat hendak di konfirmasi awak media ini, sedang tidak berada di tempat, hingga berita ini di turunkan ke meja redaksi, belum ada tanggapan dari Wadir tersebut, walau sudah 3 kali di hubungi melalui handphone selulernya.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Aceh
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]