Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Aceh
Mahasiswa Menilai Kinerja Pemda Aceh Utara Bobrok
Tuesday 11 Jun 2013 01:18:23

Suasana audiensi mahasiswa unimal di gedung DPRK Aceh Utara.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
ACEH, Berita HUKUM - Mosi tak percaya masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, akhir-akhir ini mulai menurun bahkan bobrok. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh perwakilan Badan Ekekutif Mahasiswa Universitas Malikussaleh (BEM-Unimal) Lhokseumawe, Nizula Firdaus dalam audiensinya dengan anggota dewan di Aula DPRK Aceh Utara.

"Kita beraudiensi dengan DPR untuk melakukan akumulasi terkait kinerja pemerintah, yang selama ini dinilai tidak transparan dalam penggunaan anggaran," kata Nizuli, yang turut diamini puluhan mahasiswa lainnya, Senin (10/6).

Seperti halnya, sambung Nizuli, semua kebijakan termasuk kasus yang sedang berjalan terkait persoalan dana sebesar Rp 220 miliar yang dialirkan ke Bank Mandiri cabang Jalembar di Jakarta. Kemudian tenggelamnya Kapal Marisa, kasus di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mon Paee, serta masalah aset-aset Aceh Utara yang sampai saat ini belum jelas

"Kita ingin tahu kenapa berbagai persoalan itu kok sepertinya kok tidak diproses sesuai hukum," tandasnya lagi.

Sementara itu, anggota DPRK Kabupaten Aceh Utara Khaidir mengatakan, bahwa beberapa poin yang disampaikan oleh mahasiswa itu memang ril dan pihaknya mengaku sangat berterimakasih kepada mahasiswa yang telah mengingatkan persoalan itu kepada legislatif. Oleh sebab itu, tambahnya, sesuai dengan fungsi dan tanggungjawab legeslatif, maka pihaknya berjanji untuk menginput masukan mereka dan kemudian akan disampaikannya kepada pihak eksekutif.

"Kenyataan itu memang benar. Pun begitu, DPR siap mengadvokasi persoalan itu, karena semata-mata demi pembangunan Aceh Utara yang lebih baik," pungkas Khaidir anggota Komisi B DPRK Aceh Utara.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Aceh
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
 
Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]