Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Curanmor
Mabes Polri Pastikan KTA Polda Aceh Palsu dari Baku Tembak Ranmor
Tuesday 25 Mar 2014 18:19:44

Kombes Pol Agus Rianto, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri.(Foto: put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Saat melakukan pengeledahan terhadap tiga jasad pelaku curanmor, yang ditembak mati di Simpang Coca- Cola Jakarta Pusat, Polisi juga mendapati sebuah kartu tanda anggota (KTA) kepolisian dari dalam saku jenazah yang terlibat dalam aksi baku tembak. Diduga, KTA yang dimiliki oleh salah seorang pelaku dipastikan kartu anggota Polri palsu.

Kepala Bagian Penerangan Umum Humas Polri, Kombes Pol Agus Rianto mengatakan, berdasarkan hasil temuan, KTA itu atas nama salah seorang anggota Polda Aceh berpangkat Brigadir Kepala, Muhammad Husni.

Namun, Polda Aceh membantah jika ada anggotanya yang memiliki nama itu. “Saya sudah konfirmasi ke Kabid Humas di sana (Polda Aceh), nama tersebut tidak ada di Aceh. Untuk sementara kita katakan KTA palsu,” ujar Agus di Mabes Polri, Selasa (25/3).

Seperti diketahui, tiga pengendara sepeda motor tersebut melihat ada razia Polisi mencoba untuk berbalik arah kejalur cepat, namun dapat di hadang oleh petugas, pelaku bukannya berhenti, malahan melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan kearah petugas kami, serta mencoba berlari kearah tanah kosong milik warga.

"Sekitar 10 menit terjadi aski kontak tembak dengan anggota reskrim, setelah tidak ada balasan dari arah pelaku, petugas langsung melakukan penyisiran dan di ketahui ketiga pelaku tersebut menderita luka tembak, dan akhirnya tewas saat bawa ke RS Polri Kramat Jati," ujar AKBP Tatan Dirsan Atmaja Sik, saat dihubungi, Selasa (25/3).

Dari hasil penangkapan ini, polisi berhasil menyita 2 pucuk senjata api rakitan jenis revoler, sembilan peluru, sisa 2 peluru yang belum ditembakkan, 1 unit honda Merk Beat No. Pol B 3758 BID, satu set kunci leter T, satu sat kunci Magnit dan sebotol semprotan bahan kimia.

"Dua pelaku asal, lampung, sementara satu pelaku (MI), kelahiran Lampung namun beralamat di simpangan Cikarang Utara Bekasi, sedangkan (BD), (27) warga Lampung Tengah, dan (JN), (23) warga yang sama Pubian Lampung Tengah," tutup AKBP Tatan Dirsan Atmaja, mantan Kapolsek Metro Gambir.(bhc/put/dar)


 
Berita Terkait Curanmor
 
Tiga Oknum TNI AD yang Diduga Terlibat Sindikat Curanmor Dijerat Pasal 408 KUHP dan Pidana Militer
 
36 Spesialis Curanmor Digulung Jatanras Polda Metro, Mayoritas Residivis
 
Polsek Samarinda Kota Hadiahi Timah Panas Pelaku Spesial Pencurian Sepeda Motor
 
Komplotan Curanmor di Cikarang Digulung Resmob Polda Metro, 1 Tewas Didor
 
Resmob Polda Metro Bekuk Kawanan Spesialis Curanmor di Tangerang, 1 Pelaku Tewas Didor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]