Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aceh
MUNA: Tarian yang Menampilkan Perempuan Dewasa Dilarang Agama
Wednesday 29 May 2013 00:40:40

Ilustrasi, Tarian.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
ACEH, Berita HUKUM - Menanggapi kontroversi terkait wacana Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib yang melarang perempuan dewasa menari di depan publik, Majelis Ulama Nanggroe Aceh (MUNA) Kabupaten Aceh Utara mengatakan, bahwa tarian-tarian yang menampilkan perempuan baligh itu memang dilarang dalam Agama.

"Tarian-tarian apa saja yang dibawakan oleh perempuan dewasa, apalagi ditambah dengan memamerkan kemolekan tubuhnya itu jelas dilarang dalam agama Islam," jelas Sekretaris MUNA, Tgk. Fauzan Hamzah SHI, kepada wartawan Selasa (28/5).

Menari, katanya, juga merupakan suatu tradisi atau adat istiadat yang tidak boleh dengan sengaja dilakukan apabila menyalahi ataupun bertentangan dengan Agama. Karena, menari didepan umum juga dapat menimbulkan kemaksiatan bagi orang yang melihatnya.

Oleh sebab itu, MUNA sangat mendukung penuh atas kebijakan tersebut dan diminta juga kepada pemerintah segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang selanjutnya memberlakukan aturan itu dimulai dari kantor-kantor baik vertikal maupun horizontal juga kepada masyarakat.

Tambahnya, diminta kepada semua komponen masyarakat agar jangan skeptic terhadap wacana yang disampaikan oleh bupati. Sebab, dalam Alqur'an dan Hadits memang jelas bahwa persoalan itu memang dilarang dalam agam Islam. "Pernyataan bupati itu benar, dan bukan sensasi, itu perlu kita dukung," jelasnya lagi.

MUNA berharap agar larangan ini bukan hanya sekedar wacana, melainkan dapat diimplementasikan oleh pemerintah demi tegaknya syariat Islam di Aceh Utara khususnya, dan umumnya di Aceh yang dikenal dengan serambi mekkah ini.(bhc/sul)


 
Berita Terkait Aceh
 
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
 
• Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
 
• Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
 
• Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
 
• Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]