Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Mahkamah Konstitusi
MK Menerima Kunjungan Duta Besar Jerman, George Witschel
Thursday 02 May 2013 19:13:34

Gedung Mahkamah Konstitusi.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mahkamah Konstitusi (MK) menerima kunjungan Duta Besar Jerman George Witschel hari ini, Kamis (2/5), diterima Ketua MK Akil Mochtar, George mengatakan MK adalah lembaga penting yang setara dengan pemerintah dan parlemen.

"Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia sebagai badan hukum. Lembaga yang sangat penting, sama pentingnya dengan pemerintah dan parlemen, saya sebagai duta besar Jerman ingin bertemu dengan Ketua Mahkamah konstitusi ini," kata George usai bertemu dengan Ketua MK.

George menyampaikan apresiasi atas kinerja MK dimana mereka harus berpikir keras secara yuridis dan konstitusi. Menurutnya atas kerja keras tersebut, MK sangat dihormati masyarakat.

"Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia memiliki respek dimata rakyatnya, merupakan lembaga yang dihormati di Indonesia. Karena kerjanya profesional, netral dan tidak berpihak kemanapun, serta telah sepuluh tahun berdiri," ujarnya.

George berharap pihaknya bisa terus bekerja sama dengan MK. "Saya berharap kerjasama yang sudah ada dapat ditingkatkan lagi untuk kedepannya," pungkas George.

Di tempat yang sama Akil Mochtar mengucapkan terima kasih atas kunjungan Dubes Jerman, dimana langkah tersebut sebagai sikap yang baik untuk mempererat hubungan kedua negara.

"Terima kasih untuk kunjungannya, sebagai bagian dari Mahkamah Konstitusi memang sudah kewajibannya untuk melayani rakyat itu adalah paling utama," tutur Akil.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Mahkamah Konstitusi
 
Massa Aksi KaPK Datangi PTUN Jakarta, Minta Anwar Usman Tidak Didzalimi
 
MKMK Berhentikan Anwar Usman dari Jabatan Ketua Mahkamah Konstitusi
 
Sekjen MK Kupas Tuntas Sengketa Kewenangan Lembaga Negara
 
Paripurna DPR RI Setujui RUU MK Menjadi Undang-Undang
 
Tulisan Kaligrafi di Pintu Masuk Ruang Sidang MK Ini Bikin Merinding
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]