Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Kecelakaan Pesawat
MAS MH370 Hilang, Kerugian Malaysia Airlines naik 59%
Friday 16 May 2014 22:38:47

Kerugian bersih naik 59% menjadi Rp157 miliar pada periode Januari-Maret.
MALAYSIA, Berita HUKUM - Kerugian Malaysia Airlines meningkat karena hilangnya MH370 lebih dua bulan lalu sehingga menimbulkan pertanyaan tentang masa depan maskapai yang berumur 76 tahun ini. Kerugian bersih perusahaan naik 59% menjadi US$138 juta atau Rp157 miliar pada periode Januari-Maret.

Ini adalah kerugian per kuartal selama lima periode berturut-turut.

Perusahaan menyatakan penyebabnya adalah "masalah operasi" dan "reaksi negatif".

Tetapi para penanam modal tidak menganggap penting informasi ini. Harga saham tetap naik 2,4%.
Hanya 30% dari Malaysia Airlines dapat dibeli bebas di pasar modal Kuala Lumpur, (MYX) pada KLSE, Kuala Lumpur Stock Exchange.

Sisanya dimiliki perusahaan investasi pemerintah Khazanah Nasional.

Dari 30% yang diperdagangkan di pasar modal Malaysia, sebagian besar dimiliki dana pensiun negara dan badan-badan lain.

Hanya sedikit saham yang dapat diperdagangkan penanam modal eceran.

Tetapi secara umum, perusahaan kehilangan lebih 40% dari nilai pasar tahun ini.

MH370 hilang tanggal 8 Maret dalam penerbangan dari Kuala Lumpur ke Beijing memicu operasi pencarian yang masih berlangsung dan kemungkinan akan memakan biaya jutaan dolar.

Krisis ini menyebabkan tingginya jumlah pembatalan dan merusak citra Malaysia Airlines, termasuk penurunan pembelian dari Cina sebesar 60%.

Sementara, rilis media yang dilansir Kamis (15/4) MAS menyatakan;

Karena hilangnya Malaysia Airlines penerbangan MH370 pada tanggal 8 Maret 2014 fokus maskapai telah mendukung dan merawat kebutuhan keluarga dan orang-orang terkasih dari para penumpang dan awak kapal.

Lebih dari dua bulan telah berlalu sejak tragedi itu , maskapai ini terus bekerja keras untuk mengembalikan perusahaan untuk pemulihan dan untuk mendukung masa depan yang berkelanjutan meskipun pandangan yang lebih menantang.

Perseroan menyadari spekulasi tentang kemungkinan alur tindakan yang akan dilakukan oleh Perusahaan. Manajemen ingin meletakkannya pada catatan bahwa pada saat ini, kajian menyeluruh dari rencana bisnis yang sedang dilakukan dan semua jalan sedang dieksplorasi untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang Perseroan.

Seperti biasa, rencananya akan dibagi dengan para pemangku kepentingan yang relevan pada waktu yang tepat ketika persetujuan dan dukungan yang diperlukan telah diperoleh.

Keselamatan tetap merupakan bagian integral dari pelayanan Malaysia Airlines dan maskapai memastikan pemeliharaan dilakukan sesuai dengan kepatuhan yang ketat untuk ketat persyaratan peraturan dan kewajiban.

Memenangkan kembali pelanggan dan fokus biaya tanpa henti akan menjadi bagian dari rencana Pemulihan penerbangan ' dan dua latihan ini adalah enabler penting untuk memberi energi pemulihan.(BBC/MAS/bhc/sya)


 
Berita Terkait Kecelakaan Pesawat
 
Pesawat Susi Air Hilang Kontak di Timika, 7 Penumpang Semuanya Ditemukan Selamat
 
Dihimbau, Bagi Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ-182 Agar Hati-hati Tandatangani Surat Pelepasan Asuransi
 
Susanti Agustina: Pengacara Keluarga Korban Pesawat Jatuh
 
FDR Black Box Sriwijaya Air SJ-182 Ditemukan, Panglima TNI: Lokasi Penemuan Sesuai Perkiraan
 
Komisi V Segera Panggil Menhub Pasca Jatuhnya Sriwijaya SJ-182
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]