Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Cina
Longsor di Shaanxi Cina, 60 Orang Hilang
Thursday 13 Aug 2015 07:44:47

Bencana tanah longsor terjadi tatkala Topan Soudelor melanda bagian selatan Cina.(Foto: Istimewa)
CINA, Berita HUKUM - Sekitar 60 orang dilaporkan hilang setelah tanah longsor menerjang sebuah daerah di Provinsi Shaanxi, Cina. Beberapa pejabat setempat mengatakan tanah longsor mengubur 15 bangunan asrama dan tiga rumah milik perusahaan tambah Shaanxi Wuzhou di Distrik Shanyang.

Upaya penyelamatan terhambat sebagai daerah tidak stabil, dan batu terus turun.

Dalam laman resmi pemerintah Distrik Shanyang disebutkan masyarakat sekitar telah dievakuasi dan alat-alat berat didatangkan.
Namun, sebagaimana dilaporkan stasiun televisi CCTV, aksi sejumlah regu penyelamat terhambat oleh hujan deras.

Kini, di daerah sekitar tanah longsor, puluhan serdadu dan anjing pelacak berupaya mencari tanda-tanda kehidupan. Upaya tersebut berjalan sukses ketika 14 orang dapat ditemukan.

Tanah longsor itu terjadi tatkala Topan Soudelor melanda bagian selatan Cina serta mendatangkan angin kencang dan hujan.

Pada Minggu (9/8), paling tidak 12 orang tewas di Cina tenggara karena Topan Soudelor yang menyebabkan banjir dan longsor.

Sehari sebelumnya, ribuan orang diungsikan dan jutaan rumah tidak memiliki pasokan listrik saat Topan Soudelor menimpa provinsi Fujian dan Zhejiang.

Pemerintah Provinsi Fujian meningkatkan tingkat kewaspadaan topan ke peringkat tertinggi untuk menghadapi badai. Paling tidak 163.000 orang diungsikan ke tempat yang lebih tinggi.(BBC/toraradical/bh/sya)


 
Berita Terkait Cina
 
• Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Perlu Antisipasi dan Mitigasi Lonjakan Wisatawan Cina
 
• Ketika Negara-negara Eropa Menghadapi Jebakan Utang' China
 
• Pertumbuhan Ekonomi Cina Melambat Akibat Pandemi Corona Hingga Utang
 
• Topan In-fa Melintasi Cina Puluhan Orang Tewas, Shanghai Dilanda Banjir Besar
 
• Tren 'Kaum Rebahan' Melanda Anak-anak Muda China yang Merasa Lelah Budaya Kerja Keras Tapi Gaji Pas-pasan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]