Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Libya
Lokasi Pemakaman Khadafi Masih Dirahasiakan
Friday 21 Oct 2011 22:00:39

Kondisi Moammar Khadafi masih hidup saat tertangkap pasukan NTC (Foto: Reuters Photo)
TRIPOLI (BeritaHUKUM.com) – Dewan Peralihan Nasional Libya masih merahasiakan lokasi pemakaman jenazah pemimpin Libya terguling Moammar Khadafi. Selain itu, mereka pun belum dapat memastikan bagaimana prosesi pemakamannya nanti. Namun, kabar yang berkembang, pemakamannyaakan dilansungkan secepatnya.

Namun, berbagai pertanyataan belum terjawab mengenai kematian mantan pemimpin Libya yang berkuasa selama 42 tahun itu. Para pejabat pemerintah peralihan Libya (NTC) menyebutkan bahwa Khadafi tewas dalam tembak-menembak. Mereka pun membantah bahwa Khadafi tewas akibat dieksekusi.

Gambar-gambar menunjukkan Khadafi masih hidup dan berlumuran darah saat ditangkap. Ia terlihat masih hidup, setelah ditangkap di kota kelahirannya, Sirte. Dia ditemukan dan diringkus, saat bersembunyi di gorong-gorong saluran air, menyusul serangan udara NATO terhadap konvoinya.

Dalam gambar juga memperlihatkan, jenazah Kolonel Khadafi sempat diseret di jalan-jalan kota Misrata. Jenazah mantan penguasa Libia itu diyakini masih berada di Misrata Jumat (21/10) siang waktu setempat. Berbagai perayaan diadakan di seluruh penjuru Libia hingga larut malam.

Meskipun Khadafi tewas bersama beberapa pejabat lainnya dan seorang putranya, Mutassim, Dewan Peralihan Nasional menunda rencana pernyataan bahwa negara itu bebas begitu kota kelahiran Kolonel Khadafi itu dikuasai pasukan pemerintah sementara. Sebelumnya, pihak berwenang mengatakan akan mengumumkan pernyataan pembebasan bila Sirte jatuh.(bbc/sya)


 
Berita Terkait Libya
 
• Libya Hadapi Fase Kritis Setelah Berakhirnya Perang Saudara
 
• Aliansi Milisi Ambil Alih Bandara Tripol
 
• Bentrok di Benghazi, Libia, 38 Tewas
 
• Konflik Serius Terjadi di Parlemen Libia
 
• PM Libia Turun Karena Serangan Milisi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]