Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Muhammadiyah
Lima Pesan Muhammadiyah untuk Jokowi
2018-08-25 14:41:57

JAKARTA, Berita HUKUM - Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Kamis (23/8) menerima kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta beberapa Menteri Kabinet Kerja di Kantor PP Muhammadiyah Menteng Jakarta Pusat.

Disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, kunjungan Presiden ke PP Muhammadiyah, pertama dalam rangka penyerahan hewan qurban, kedua Presiden ingin bersilaturahim dan berdialog langsung dengan Ketua Umum dan Anggota PP Muhammadiyah mengenai isu-isu aktual dan strategis tentang kebangsaan.

"PP Muhammadiyah menyambut dengan baik kunjungan tersebut dan berdiskusi mengenai beberapa hal," terang Haedar.

Pertama, mengenai penanganan musibah gempa Lombok. PP Muhammadiyah meminta Pemeritah agar lebih terkoordinasi dan tertangani secara seksama, meskipun statusnya bukan bencana nasional.

Kedua, tentang pengentasan kemiskinan dan pemecahan kesenjangan sosial. Agar UMKM dan rakyat kecil makin mudah aksesnya pada modal dan pengembangan usaha. Kebijakan ekonomi berkeadilan sosial penting menjadi kebijakan utama dan menjadi perhatian sangat khusus.

Ketiga, masalah kebijakan kesehatan dan BPJS agar lebih memproleh perhatian Presiden.

"Muhammadiyah dengan program 1000 klinik terus berusaha membaantu masyarakat sampai ke daerah terjauh, terluar, dan terdepan," jelas Haedar.

Keempat, perhatian terhadap pendidikan dan pengembangan sumberdaya manusia agar menjadi utama untuk membangun keunggulan bangsa.

Kelima, pemerintah bersama kekuatan nasional termasuk ormas keagamaan memelihara iklim kondusif pada tahun politik 2019 agar rakyat tetap damai dan bersatu. Disampaikan proses menuju Pilpres dan Pileg 2019 memang lama sampai sekitar delapan bulan, ke depan perlu lebih dipersingkat agar perhatian bangsa tidak semata pada kontestasi politik.

"Alhamdulillah dialog berjalan lancar dan hangat. Presiden juga mengapresiasi masukan-masukan Muhammadiyah. Termasuk dalam penanganan bencana gempa Lombok dengan mengeluarkan Inpres agar lebih terkoordinasi dengan baik, fokus, dan penanggulangan yang efektif, termasuk untuk rehabilitasi ke depannya," tutur Haedar.

Selain dengan PP Muhammadiyah Presiden juga sempat berdialog dengan keluarga besar Muhammadiyah, termasuk dari Majelis, Lembaga, amal usaha, dan angkatan muda Muhammadiyah (AMM) . Disampaikan pula perhatian dan penghargaan Presiden terhadap Muhammadiyah yang terus bergerak dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah pembinaan umat untuk kemajuan bangsa.(adam/affandi/muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Muhammadiyah
 
• Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
 
• Kalender Hijriah Global Tunggal: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah
 
• Jusuf Kalla Sebut Pikiran Moderat Haedar Nashir Diperlukan Indonesia
 
• Tiga Hal yang Perlu Dipegang Penggerak Persyarikatan Setelah Muhammadiyah Berumur 111 Tahun
 
• 106 Tahun Muhammadiyah Berdiri Tegak Tidak Berpolitik Praktis, Berpegang pada Khittah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]