Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Illegal Fishing
Libas IUU Fishing, Komisi IV Siapkan Rapat Gabungan
Friday 03 Apr 2015 18:32:04

Ilustrasi. Para pelaku Illegal Fishing saat diamankan di lantai 2 kantor Imigrasi tipe B Langsa menunggu di berangkatkatkan ke rumah Detensi Imigrasi di Tanjung Pinang Kepulauan Riau, Selasa (11/2) lalu.(Foto: BH/kar)
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi IV DPR RI memandang perlu mengadakan Rapat Kerja Gabungan untuk mendukung penuntasan permasalahan Illegal, Unreported dan Unregulated Fishing (IUU Fishing). Pertemuan itu diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan kerja sama diantara kementerian dan institusi terkait.

"Komisi IV akan mengadakan Rapat Kerja Gabungan dengan Aparat Penegak Hukum antara lain Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan, Kejaksaan Agung, Polri dan TNI AL," kata Ketua Komisi IV Edhy Prabowo saat memimpin rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/4).

Rapat Kerja yang dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ini juga menyoroti permasalahan yang disampaikan nelayan dalam unjuk rasa beberapa waktu lalu. Disepakati agar kementerian membuat program dan kegiatan untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat diberlakukan Permen no.1/2015 tentang Penangkapan Lobster, Kepiting dan Rajungan dan Permen no.2/2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik.

Rapat yang mendapat perhatian dari sejumlah media cetak dan elektronik ini juga meminta pemerintah memberikan perhatian terhadap sejumlah permasalahan yang terjadi akibat reklamasi wilayah pesisir. "Kita menunggu kajian terhadap dampak yang ditimbulkan," tutur Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Menteri Susi Pudjiastuti terlihat tangkas menjawab beragam persoalan yang disampaikan dalam pertemuan yang berlangsung cukup panjang, tujuh jam lebih. Pada bagian akhir ia juga menerima laporan terkait temuan lapangan Komisi IV dalam kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Timur beberapa waktu lalu.(iky/dpr/bh/sya)


 
Berita Terkait Illegal Fishing
 
Forum AALCO ke-61, Indonesia Dorong Illegal Fishing Jadi Kejahatan Terorganisir yang Bisa Dijerat Hukum Internasional
 
Illegal Fishing Rusak Habitat Ikan
 
Illegal Fishing dan Kedaulatan Laut Indonesia Menuju Poros Maritim Dunia
 
Kepala Bakamla RI Hadiri Pembahasan Tindak Lanjut Illegal Fishing Zona Timur
 
Kebijakan Menteri Susi Hendaknya Perhatikan Nasib Nelayan Kecil
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]