Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
OTT KPK Terkait Kasus Tanah
Lewat OTT, KPK Tangkap Pejabat Pemkab dan Anggota DPRD Bogor
Tuesday 16 Apr 2013 21:54:12

Mobil yang diamanakan Tim Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, dan mengamankan 7 orang yang ditangkap di Rest area Sentul, Bogor, Jawa Barat. Selasa (16/4).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), Selasa (16/4). Sementara ini, KPK sudah mengamankan tujuh orang yang ditangkap di rest area Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Namun, sebagian orang yang ditangkap, mereka masuk gedung KPK melalui pintu samping. Hal ini tidak seperti biasanya bahwa setiap kali KPK melakukan tangkap tangan selalu lewat pintu utama. Tentu hal itu membuat para awak media yang sudah menunggu di pintu utama harus kecewa karena tidak mendapatkan gambar atau konfirmasi.

Menurut informasi yang didapat dari internak KPK, dua dari enam orang yang ditangkap itu merupakan pejabat Pemkab Bogor dan anggota DPRD Bogor. Sisanya, pegawai swasta.

Penangkapan berlangsung sekitar sore tadi. Tim OTT KPK dan oknum yang ditangkap tiba di gedung KPK sekitar pukul 17:50 WIB. Penangkapan ini terkait dengan pengurusan tanah di wilayah Bogor. Saat ini, kata sumber tersebut, tim KPK masih mengejar sebagain pelaku dugaan suap.

Selain mengamankan 6 pelaku, Penyidik juga menyita barang bukti berupa uang sernilai Rp 500 juta, dari komitmen fee yang diperkirakan lebih dari Rp 1 milliar.

Pihak KPK belum memberikan keterangan resmi terkait mencuatnya kabar ini. Namun, informasi yang beredar menyebutkan, saat ini, masih ada satu pelaku lainnya yang diburu penyidik KPK.(bhc/din)


 
Berita Terkait OTT KPK Terkait Kasus Tanah
 
KPK Tahan Tersangka Baru Kasus Lahan Kuburan Bogor
 
Kasus Suap Izin Lahan Pemakaman, KPK Tetapkan SRS Tersangka
 
Kembangkan Kasus, KPK Akan Panggil Bupati Bogor Rachmat Yasin
 
KPK Terus Telusuri Keterlibatan Bupati Bogor
 
Johan Budi: Berkas 3 Tersangka Korupsi Makam Bogor P 21
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]