Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Longsor
Lebih 100 Orang Hilang Akibat Longsor Menghancurkan 40 Rumah di Sichuan, China
2017-06-24 12:18:54

Penyelamatan sedang berlangsung dan kabar yang beredar terbaru ada 141 orang hilang dalam tanah longsor di Kabupaten Maoxian di Sichuan, China.(Foto: Istimewa)
CINA, Berita HUKUM - Lebih dari 100 orang dikhawatirkan terbenam akibat longsor di provinsi Sichuan di barat daya Cina, menurut laporan media pemerintah.

Sekitar 40 rumah di desa Xinmo, Maoxian, hancur setelah sisi gunung longsor pada jam 06:00 waktu setempat (05:00 WIB) pada Sabtu.

Pencarian dan pertolongan yang terus berlangsung untuk lebih dari 100 penduduk desa yang dikubur setelah runtuhnya gunung yang dipicu oleh hujan di Maoxian, Sichuan.

Kini operasi penyelamatan tengah berlangsung untuk mencari dan menyelamatkan para korban.

Foto-foto yang diunggah oleh harian People's Daily memperlihatkan buldoser memindahkan batu-batu besar di tengah operasi penyelamatan.

Hal ini diduga telah memblokir 2 kilometer sekitar 1,24 mil dari sebuah sungai.
Tindakan tanggap darurat telah diaktifkan dan lebih dari 500 regu penyelamat berada di tempat kejadian, kata penyiar, mengutip pejabat pemadam kebakaran provinsi.

Presiden China Xi Jinping memerintahkan semua upaya untuk menyelamatkan orang-orang yang terkubur dalam tanah longsor di Sichuan.

Seorang petugas pemadam kebakaran di Sichuan mengatakan kepada CCTV bahwa tanda-tanda kehidupan telah terdeteksi, meskipun stasiun tersebut mengatakan bahwa tidak ada yang sejauh ini ditarik dari puing-puing itu hidup-hidup.

Longsor melanda wilayah sungai sepanjang 2km, lapor kantor berita Xinhua, yang mengutip pejabat setempat.

Longsor adalah bencana yang sering terjadi di daerah pegunungan di Cina, terutama saat musim hujan.(CNN/BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Longsor
 
Desa Wangunjaya Kabupaten Bogor Longsor, Ribuan Nyawa Terancam Banjir Bandang
 
Akibat Galian Tambang PT ABN Jalan Sanga Sanga Muara Jawa Putus, 5 Rumah Amblas
 
Longsor di 3 Titik, Jalan Menuju Kecamatan Kinal Kaur Lumpuh
 
Penandatanganan Kerjasama Pemasangan Sistem Peringatan Dini Bencana Longsor di 19 Daerah Resiko Tinggi
 
5 Alat Berat Dikerahkan, Korban Longsor Brebes 11 Tewas dan 7 Hilang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]