Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Demokrat
Laksamana Pertama TNI (Purn) Mulyo Wibisono: Ada Skenario 'SBY Dzolimi Anas'
Saturday 16 Feb 2013 12:21:10

Laksamana Pertama TNI (Purn) Mulyo Wibisono. (Foto : ist)
JAKARTA, Berita HUKUM, - Saat ini ada penggiringan opini bahwa Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, telah didzolimi Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal persoalan pokoknya adalah Partai Demokrat itu sumber korupsi.

Mantan Komandan Satgas Intel Badan Intelijen Strategis (BAIS) ini mengatakan bahwa Anas tidak akan menang melawan SBY. "Kendati memiliki kekuatan di DPD dan DPC, Anas tidak bakal menang melawan SBY. Yang punya Demokrat itu SBY. Anas itu pada dasarnya dalam posisi lemah, tetapi mencoba untuk melawan SBY, salah satunya dengan tidak hadir pada pertemuan DPD PD seluruh Indonesia," ungkap Wibisono.

Menurut Wibisono, kekuatan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) juga tidak memiliki kekuatan untuk mendukung Anas. "Solidaritas KAHMI kepada Anas itu tidak salah. Tetapi, untuk melawan itu tidak ada. KAHMI itu tidak ada sejarahnya melawan, tetapi akan mengikuti arus politik yang menguntungkan," tegas Wibisono.(bhc/it/rat)


 
Berita Terkait Partai Demokrat
 
Mahkamah Agung RI Kabulkan PK Moeldoko Soal DPP Partai Demokrat, Sudah Tergister
 
Pernyataan SBY dan AHY Dipolisikan, Herman Khaeron: Si Pelapor Hanya Cari Panggung
 
Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi
 
Alasan Partai Demokrat Kabupaten Klaten Desak Anggota DPRD HS Mundur
 
Sambut Rakernas PKS, AHY: Temanya Sejalan dengan Semangat Partai Demokrat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]